Rabu, 29 Desember 2010

Evaluasi Akhir Tahun 2010 (2)


Evaluasi Resolusi

Sekadar memudahkan Anda untuk membaca resolusi saya tahun lalu, biar tidak ribet, saya salin ke sini saja resolusinya:
Resolusi tahun 2009 (tidak urut):
-Bisa belajar piano lagi ->terwujud, tapi secara otodidak
-Rencana membentuk band terwujud -> terwujud, tapi akhirnya bubar... dan sekarang mau membentuk lagi, mudah-mudahan lancar...
-Bisa menjalin hubungan dengan beberapa orang yang lost contact namun ingin saya hubungi lagi -> belum terwujud
-Bisa berpartisipasi dalam IYC (kalau bisa sebagai perwakilan provinsi, tapi kalau tak bisa, jadi panitia atau minimal datang, lah...) -> belum terwujud, mudah-mudahan tahun depan bisa
-Bisa bertemu dengan "beberapa orang"... -> belum terwujud
-Lulus dengan nilai memuaskan -> lumayan terwujud
-Rata-rata Kimia HARUS diatas 9!! -> tidak terwujud di semester 1 kelas 3, hampir terwujud di semester 2 kelas 2
-Bisa cosplay minimal 2x -> tidak terwujud, mudah-mudahan tahun depan bisa
-Menerbitkan buku ke-2 -> belum terwujud
-Mendaftar ke jurusan DKV atau Psikologi atau Sastra Jepang atau Sastra Indonesia... atau Komputer (terserah, mau TI, SI, atau sebagainya) atau Teknik Kimia atau Arsitektur atau Ilmu Politik atau atau atau atau atau........ *buset ternyata banyak amat yang mau dimasukin*, apa aja deh, asal jangan KEDOKTERAN -> tidak terwujud (sudah diterima di FK)
-Membuat forum internet (ga puas cuma jadi staff) -> belum terwujud

Dan ini resolusi saya tahun 2010 yang saya edit sedikit-sedikit:
-hope 'those dreams that i have recently' don't come true
-lulus dari SMA dgn total nilai UN >54 (dari total nilai tertinggi 60) dan keterima di UI
-bisa ikut no-ken yang 3 taun tertunda
-bisa dateng ke j-event lg setidaknya sekali dalam 2 bulan, kalau perlu sebulan sekali
-bisa cosplay 2x setahun, minimal
-belajar piano lg
-nerbitin setidaknya 1 karya panjang (novel, kumcer, dsb)
-lepas dari bayang2 masa lalu
-buka lapak di inet
-lulus UAS, UP, ujian karya tulis, dsb dengan nilai memuaskan
-bisa mengikuti kehidupan perkuliahan dengan baik dan lancar
-berpartisipasi dalam salah satu organisasi anak muda, entah itu GCC, Kompas Muda, atau yang lainnya
-membuat forum internet
-menjadi panitia di salah satu J-event
-gabung forum Lingkar Pena

Evaluasi Akhir Tahun 2010 (1)



Seperti tahun sebelumnya, tahun ini saya juga ingin mengadakan evaluasi apa-apa saja yang sudah dilakukan, dan apa yang belum dari resolusi tahun lalu.

Secara umum, tahun ini lumayan datar, tidak seperti tahun lalu dimana ada naik turunnya.
Namun demikian, ada beberapa prestasi kecil di tahun ini, antara lain:
-Membuat pepakura
-Belajar sedikit bermain piano setelah sekian lama
-Membuat 3 novel dalam waktu 2 bulan, believe it or not
-Membuat lagu dengan Vocaloid walau belum sempat merekam musiknya dengan keyboard
-Membuat beberapa blog lagi walaupun tetap blog ini yang teraktif
-Diterima di FK Atmajaya
-Menyelesaikan karya tulis tepat di deadline yang sudah saya rencanakan sendiri: sebelum liburan semester 1

Kemunduran tahun ini dibandingkan tahun lalu:
-Nilai Kimia saya yang dulu berkisar 90-100 turun drastis jadi pas-pasan dan cuma 1 kali ulangan yang 100... Alhasil nilai Kimia di rapor hanya 8*... T_T
-Cuma datang 1 kali di J-event resmi dan 3 kali gathering forum tahun ini

Beberapa hal baru yang saya alami:
-Mengenal Vocaloid dan lagu-lagunya yang keren-keren
-Mengenal rhythm games
-Join forum Kaori yang membentuk kepribadian lain saya
-Mendownload dan menonton anime per season (sebenarnya mulai dari tahun 2009 akhir, tapi waktu itu telat mulainya.... jadi resminya mulai Januari 2010)
-Membuka Oricon setiap minggu dan mendownload hampir semua album yang top 1 disana
-Mencoba membuat cerpen duet dengan metode Djenar Maesa Ayu

Hal yang menghilang namun ditemukan kembali:
-Nilai bahasa Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di kelas, walaupun secara nilai tidak setinggi dulu

Penyesalan (daripada menyesal terus-menerus, mending ditumpahkan di sini sekalian, kan?):
-Bubarnya band bentukan saya
-Kurang belajar jadi nilai di rapor tidak sebagus semester-semester sebelumnya (dengan anggapan 'nilai di rapor tidak pengaruh dalam kelulusan' ==)

Bersambung di part selanjutnya~

Sabtu, 18 Desember 2010

Fact that You Should (Not) Know About Me (1)

Tulisan ini dibuat secara spontan jadi kalau loncat2 faktanya harap maklum
Saya:
1. terobsesi dengan makhluk lucu bernama "Pi-chan" (nama asli Pi-chan dirahasiakan)
2. cinta mati warna oranye tapi justru barang yang dominan dimiliki saya berwarna pink --
3. suka gambar tapi ngerasa sangat tidak berbakat di bidang itu
4. sudah menulis kira2 1000 karya dan sebagian besar diantaranya tidak pernah dipublikasikan dengan alasan "hilang"
5. paling piawai (?) kalo soal per-telepongenggam-an tapi rada2 gaptek kalau soal perkomputeran
6. diterima di FK tapi tes menunjukkan bahwa saya cocoknya masuk arsitek --
7. punya masa lalu yang kelam... T.T
8. musik yang paling sering didengar adalah J-music, tapi sebenarnya paling suka klasik, apalagi chopin, kyaaaaa...~~
9. kata yang paling sering diucapkan di dunia maya adalah 'whew'
10. punya 4 nickname di dunia maya: shii, shiichan, pichankawaii, shinyurihara. Jika ada nama lain tapi ngaku2nya saya artinya itu bukan saya
11. fetish: yaoi, guro, loli, shota, megane, dandere, tsundere, reverse trap, dan yang paling penting... otamegane!
12. maniak game puzzle dan tidak minat sama sekali untuk genre lain selain puzzle (rhythm game pun termasuk puzzle, kan? menurut salah satu situs game sih begitu)
13. psycho
14. cinta mati sama kimia tapi kini menganggap biologi adalah yang termudah diantara keempat pelajaran IPA
15. sering dibilang "anak IPA yang sebaiknya masuk bahasa"

tar ditambah lagi.. kalau ingat

Sabtu, 11 Desember 2010

Festival Sakura



Salah satu permintaan yang saya ucapkan dalam hati saat diterima di sekolah saya adalah "Semoga saya bisa mendatangi J-event yang lokasinya di sekolah saya sebelum saya lulus, kalau perlu jadi panitianya!". Kenapa begitu? Karena saya begitu menyenangi J-event, tempat dimana saya dan komunitas Jepang saya dari dunia maya maupun nyata bisa bersilaturahmi tanpa harus ke rumah seorang anggota (soalnya kalau di rumah anggota kadang ribet nyari rumahnya...) dan sekalian promosi juga (kalau di rumah anggota, mau promosi sama siapa?), tapi J-event yang ada di sini kebanyakan itu-itu melulu konsepnya. Matsuri dilengkapi dengan kostumasa lalalalala... (bagi yang sering ke J-event pasti tahu J-event di Indonesia kebanyakan gitu-gitu melulu). Nah, coba misalnya sebagus AFA yang mendatangkan seiyuu ternama dan artis terkenal Jepang itu... (walau rasanya ga mungkin), atau dicampur budaya Indonesia dst... dan lokasinya! Kebanyakan J-event itu lokasinya di mal-mal, atau di universitas. Kalaupun diselenggarakan sekolah, setahu saya cuma 1 atau 2 event yang diselenggarakan di sekolah itu sendiri. Itupun hanya SMA atau SMP doang. Lihat saja, SMANSASI (SMAN 1 Bekasi) saja mengadakan J-event di salah satu mal di Bekasi. Makanya, kembali ke kalimat pertama entri ini, impian saya serasa kesampaian begitu melihat poster yang dipasang di sekolah, yang berisi event Jepang yang lokasinya di sekolah saya, dari TK sampai SMA pula!
Memang, sih, lombanya tak sebanyak J-event umumnya, yakni hanya ada kostumasa dan fashion show untuk siswa SMP dan SMA seperti saya, tapi itupun sudah membuat saya cukup senang... XD
Untuk info lebih lengkap mengenai J-event ini, silakan baca brosur di bawah... Saya belum tahu ada perekrutan panitia atau tidak, jadi untuk sementara telponnya ke nomor telepon yang ada di brosur itu dulu saja ya...

Beauty Class

Karena saya sakit, jadi saya hanya mengikuti hari pertama dari kegiatan yang sebenarnya dilakukan 2 hari ini (10-11 Desember 2010).
Tadinya saya malas ikut kelas ini. Maklum, di pikiran saya, kalau dandan kan nanti juga bisa sendiri. Tapi dengan pertimbangan "ah, nanti kalau mau cosplay, dan original character pula, masa harus kasih tau konsep dandanannya panjang lebar ke orang lain? males banget, kan!" akhirnya saya pun datang ke sekolah.
Hari pertama kami sudah disuruh membawa sejumlah alat-alat make up. Ternyata teori untuk pelatihan ini hanya 1 jam juga. Setelah istirahat, kami diminta membawa alat make-up ke aula dan mempraktekkan cara ber-make up. Saya mencobanya dan ternyata tak semudah yang saya perkirakan. Make-up itu... ribet. Di slide yang tertera di depan saja ada sekitar 15 tahapan mulai dari membersihkan wajah dengan cleaner sampai finishing.
Setelah istirahat lagi, sesi berikutnya adalah hair-do. Kali ini saya benar-benar bingung, karena di contoh yang ada, mereka menggunakan catok sedangkan saya catok saja tak pernah memegang. Lagipula, dalam pikiran saya, emang bisa ya catok sendiri? (Mungkin emang bisa sih, tapi saya ga bisa --)
Nah, hari kedua ini, sebenarnya ada semacam fashion show yang dandanan dan rambutnya ditata oleh kita sendiri. Tapi sayang saya tak bisa masuk. Hiks...

Table Manner

Seperti semester-semester yang sudah lampau, setelah selesai ulangan umum, sekolah saya selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang (katanya) tak akan bisa didapatkan di luar sekolah. Salah satunya adalah pelatihan table manner yang diadakan hari Rabu dan Kamis, 8-9 Desember 2010 lalu.
Pada hari pertama ini, pelatihan hanya diberikan sekitar 1 jam, dari jam 11.30-12.30. Pelatihan hari pertama ini berupa teori dasar dari table manner yang sebenarnya saya sudah tahu karena pernah membacanya di majalah. --
Pada hari kedua, kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing membawa peralatan makan maupun makanan. Saya sendiri kebagian membawa piring makan, pisau makan, taplak penghias (lupa istilahnya), dan sayur rebus yang biasanya ada di stik, karena hari itu kelompok saya akan menghidangkan fish and chips untuk main coursenya. Setelah bel masuk berbunyi, kami masuk ke aula yang ternyata sudah diletakkan meja-meja, lalu kami menyusun sedemikian rupa meja itu dengan taplak, vas, dst sehingga menjadi seperti jamuan makan resmi.
Di hari kedua ini, kami mempraktekkan langsung apa yang sudah diberikan di hari pertama. Mulai dari cara duduk, cara memakai pisau, garpu, teknis makan, dsb dst. Berhubung saya sudah lama tak menghadiri jamuan makan, jadi ya agak kurang terbiasa dalam melaksanakan teori table mannernya. Karena kelompok kami jumlahnya 9 orang, dan mejanya sempit, jadi giliran makan dibagi 2. Setelah mendapat giliran pertama yaitu makan, pada giliran kedua saya bertugas melayani maupun mencuci piring.
Pelatihan table manner ini sebenarnya berguna dan sejujurnya lumayan menyenangkan. Hanya saja, yang menurut saya tak menyenangkan adalah barang-barang harus disiapkan sendiri oleh siswa, karena jika tak membawa dengan hati-hati, bisa-bisa peralatan makan yang dibawa itu pecah, seperti yang terjadi pada salah satu teman saya.

Senin, 06 Desember 2010

Indonesiasi Bahasa Asing

"9 dari 10 kata bahasa Indonesia adalah asing." Begitu salah satu ungkapan yang terdapat dalam judul buku di perpustakaan saya. Yah, memang ada benarnya juga.
Sehari-hari kita akrab dengan kata-kata asing. Contohnya, lebih akrab mana di telinga kita, fesyen atau tata busana? Scan atau pindai? HP atau ponsel? Dan sebagainya. Rasanya aneh saja kalau mendengar orang bilang seperti ini, "Nyalakan pendingin ruangan, ya!" ketimbang "Nyalakan AC-nya, ya!". Atau, saat tanpa sengaja menyenggol orang di jalan, orang lain atau kita lebih sering berkata "Sorry" ketimbang "Maaf". Bahkan, mungkin kita lebih sering mengucapkan "Thanks" ketimbang "Terima kasih" atau "Makasih" saat menerima sesuatu dari seseorang.
Mungkin jika saya bertanya, "Kenapa kalian lebih memilih menggunakan kata-kata asing itu dibandingkan dengan kata-kata dalam bahasa Indonesianya?", kalian akan menjawab berbagai alasan, mulai dari "Nanti susah dimengerti" atau "Susah mencari padanan kata bahasa Indonesianya". Memang tak dapat dipungkiri, sejumlah kata memang susah dicari padanannya. Misalnya, sampai sekarang, saya masih bingung padanan untuk kata "thread" yang biasanya digunakan di forum Internet. Dan tak semua orang akrab dengan istilah Indonesia dari suatu kata asing. Saya tidak yakin apa semua orang mengerti kata "unduh" dan "unggah" ketimbang "download" dan "upload", atau lebih akrab dengan "salin-tempel" ketimbang "copy-paste".
Saya sendiri sebenarnya juga termasuk orang yang lebih senang menggunakan istilah asing. Salah satu teman saya, yang memang senang memakai istilah bahasa Indonesia ketimbang bahasa asing, pernah mengirimkan SMS berisi istilah asing ke saya, begini kira-kira bunyinya, "Mau kirim lewat PM atau surel saja?" Dalam hati saya bertanya, "Surel itu apa?", dan sedetik kemudian saya baru tahu kalau "surel" itu sama dengan "e-mail". Sejak saat itu saya mulai mencari istilah-istilah asing dan padanannya dalam bahasa Indonesia, hingga akhirnya saya benar-benar dapat mempraktekannya, terutama pada ulangan TIK kemarin. Soal-soal pilihan gandanya hampir semua memuat istilah asing, seperti "browser", "server", dan seterusnya. Saat esai, saya menjawab dalam bahasa Indonesia tanpa istilah asing tersebut, kecuali di kalimat jawaban atas pertanyaan "Apa yang dimaksud dengan server?", karena kalau saya langsung menjawab dalam bahasa Indonesia, "Peladen adalah ......." nanti gurunya malah bingung, mungkin. Tapi untuk kata-kata lainnya, saya usahakan dalam bahasa Indonesia.
Pesan saya: rajin-rajinlah memakai kata dalam bahasa Indonesia, selama masih ada padanan katanya. Mungkin awal-awal rasanya agak membingungkan, tapi lama-kelamaan pasti akan terbiasa, kok.

-Terima kasih kepada saudara Kevin Wilyan yang telah membuat mata saya terbuka sehingga saya dapat menulis entri ini. Mari kita populerkan istilah bahasa Indonesia di tengah masyarakat..-

Komputer di Rumah Saya- Bagian 2: Internet

Tentang Internet, saya mulai mengenalnya pada zaman SD. Waktu itu belum ada jejaring sosial seperti sekarang, dan saya belum mengenal forum. Jadi saya membuka-buka Google saja, mencari hal-hal yang saya senangi.
Waktu SMP, saya mulai mengenal jejaring sosial yang namanya Friendster. Saya membuat FS kelas 2 SMP (www.friendster.com/pichankawaii). Dulu sangat aktif, tapi terhitung Februari 2008, akun FS saya sudah tak pernah dibuka lagi. Saya pertama kali membuat FS di sekolah, yang memang sudah dilengkapi jaringan Internet. Dari sanalah saya mendapatkan banyak teman baru, dan sekarang sejujurnya saya lumayan kangen akan teman-teman FS saya. Semoga mereka sudah punya FB, deh...
Dari saya SD sampai SMA kelas 1, tepatnya Agustus 2008, saya memakai internet dial-up. Lamanya bukan main. Baru mengunduh 1 gambar saja butuh waktu 5 menit (saya senang mengunduh gambar anime dari wallpapers.theotaku.com saat itu. Tapi sepertinya situs itu sudah tak ada.). Dan pada saat itu, FS belum ada versi mobile, jadi tentu saja lamanya bukan main pada saat saya akan membuka FS.
Sejak kelas 1 SMA, saya mulai memakai penyedia layanan Internet, dan saya merasakan perbedaan kecepatan yang sangat jauh jika dibandingkan dial-up (tentu saja). Saya juga mulai mengenal FB serta forum, dan saya menemukan bahwa berforum itu lebih menyenangkan daripada memperbaharui status di situs jejaring sosial.

Komputer di Rumah Saya- Bagian 1: Masa Lalu

Seperti yang mungkin sudah saya sebutkan (atau belum?), saya mempunyai satu buah komputer dan satu buah netbook. Netbook ini baru dibeli pada Juni 2009 lalu dan kondisinya masih cukup bagus (walau sudah pernah terbanting dengan tidak sengaja sebanyak 1x). Di netbook inilah biasanya saya berkarya, entah sekadar membuat postingan di blog, membuat banner dan signature untuk berbagai forum, menggambar digital, sampai membuat cerpen dan novel, atau mengerjakan tugas sekolah seperti laporan dan karya tulis. Tapi kali ini saya tidak akan membahas netbook saya. Saya akan membahas lebih jauh mengenai komputer saya.
Komputer saya usianya hampir 10 tahun. Tepatnya, sebagian besar CPU dan monitornya saja yang sudah berumur 10 tahun. Lainnya, seperti hard disk internal CPU berumur 7 tahun, speaker berumur 7 tahun, dan seterusnya. Paling baru adalah printer + scanner yang saya beli kira-kira sebulan lalu.
Karena sudah 10 tahun inilah, komputer saya menjadi sangat lemot. Maklum, spesifikasi yang ada di sana tergolong cukup memprihatinkan jika dibandingkan dengan aplikasi-aplikasi yang digunakan. Saya, yang sering memakai aplikasi-aplikasi yang tergolong "berat" seperti Adobe Photoshop dan sejenisnya terpaksa harus menggunakan netbook saya. Padahal, seingat saya, sejak saya SD saya telah mengenal yang namanya Adobe Photoshop 7.0. Tapi, jujur saja, mungkin komputer saya bisa bertahan selama itu karena spesifikasinya yang tergolong bagus pada masa ia dibeli (sekarang sudah tidak lagi tentunya).
Banyak hal yang telah saya lakukan dengan komputer saya ini. Zaman saya SMP dulu, komputer diletakkan di kamar, jadi setiap malam, saat akan belajar, saya menyalakan Windows Media Player dari komputer itu dan memutar sejumlah lagu yang saya ambil dari komputer di sekolah saya. (Waktu saya SMP, di lab komputernya, tiap komputer dihubungkan dengan jaringan sehingga orang dari komputer yang satu bisa mengambil data dari seluruh komputer yang ada. Dan kebetulan ada beberapa orang baik -saya lupa komputer nomor berapa saja- yang meletakkan lagu-lagu di komputer sekolah. Akhirnya, hampir tiap pelajaran komputer, diam-diam saya membuka My Network Places dan menduplikasi lagu-lagu yang ada ke USB saya). Lebih jauh lagi, saat SD, saya ingat sekali pada masa itu saya sedang senang-senangnya bermain PC Games (yang sekarang sudah amat sangat jarang). Ayah saya senang membelikan saya permainan-permainan untuk komputer tersebut, dari berbagai macam genre, mulai dari puzzle sampai First Person Shooter.
Sekarang komputer itu lebih banyak dipakai untuk mencetak dokumen dan bermain internet, apalagi sejak dibelinya netbook ini.

Sabtu, 04 Desember 2010

Dreams Come True

Katanya, pas saya iseng-iseng baca buku tafsir mimpi di toko buku pas menunggu dijemput dari Gramedia (lihat entri tes masuk Atmajaya part 1), kalau mimpi buruk diceritakan ke orang lain, bisa jadi kenyataan. Dan sepertinya itu terjadi pada saya.
Kemarin, rasanya saya mengalami satu hal yang menyakitkan. Terlalu menyakitkan untuk diingat, mengingat sesungguhnya dia tidak tahu kenyataan yang sebenarnya.
Tapi, sudahlah, toh hari ini ada kabar menyenangkan...

Tes Masuk Atmajaya (3)

Setelah tes itu, saya dan orangtua saya membuat perjanjian: kalau saya diterima, maka saya boleh ke bunka manapun selama Desember, setidaknya.
Ternyata, tadi pagi, tanggal 30 November setelah ulangan PKn, teman saya menyalami saya, katanya saya diterima. Saya bingung, dong, dia tahu darimana. Ternyata dia tahu dari website yang katanya sudah menampilkan siapa saja yang diterima dari malam sebelumnya --
Penasaran, saya pun membuka website tersebut saat istirahat. Ternyata benar, nama saya ada di daftar yang diterima! Tapi sayang, beberapa teman saya harus tidak diterima. Tapi tak apalah, toh masih ada gelombang 2 dan 3. XD
Dengan begini, saya bisa ke bunka setidaknya bulan Desember! Yay~
-end-

Tes Masuk Atmajaya (2)

Ternyata di lantai 2 sudah ada banyak orang, dan saya bertemu mantan teman sekolah saya disana. Saya pun menuju ke depan ruangan tes saya, lalu membaca-baca lagi Biologi kelas 2 yang sebenarnya tak terlalu ada gunanya. Setelah beberapa lama, pintu ruangan tes mulai dibuka dan saya serta beberapa lainnya mulai masuk ke ruangan.
Ruangan tes itu lumayan dingin, tapi untung saya mendapat tempat cukup jauh dari AC. Dan pertama kali sebetulnya saya salah tempat, main duduk saja padahal itu tempat duduk orang. XD Tiba-tiba, saat saya baru masuk, saya mendengar bunyi sirene. Oh, ternyata itu suara bel. Sebenarnya saya sudah menduga, sih, mengingat saya pernah membacanya di blog orang entah siapa. Tapi tetap saja saya tak menyangka bahwa bunyinya persis sirene pemadam kebakaran (atau sirene ambulans? atau sirene mobil polisi? tak terlalu ingat juga saya... ah sudahlah itu tak penting).
Tes pertama adalah tes Biologi. Tes ini dikerjakan di LJK yang bulatannya lebih besar dari bulatan LJK pada umumnya (sekitar 1 mm lebih besar saya rasa, tapi sudahlah itu juga tak penting). Kertas soal Biologi persis seperti brosur catering atau semacamnya yang dicetak di kertas concorde. Kebetulan, waktu itu punya saya sudah ada isinya. Tapi berhubung saya orang yang jujur (?) maka saya melaporkannya ke pengawas bahwa kertas soal yang saya pegang itu sudah ada isinya (kalau dipikir-pikir sekarang, sayang juga ya... XP). Pengawas pun segera mengganti kertas soal dengan yang baru.
Tes Biologi itu lumayan gampang, cuma ada satu soal yang saya sungguh amat sangat menyesal sekali. Harusnya saya bisa soal itu, tapi karena kecerobohan saya jadi saya salah. Mohon maaf, saya tak bisa membocorkan soal itu, biarpun saya tadi sempat menulisnya tapi saya hapus lagi (penulis entri ini kok geje ya).
Selesai tes Biologi langsung dilanjutkan tes Bahasa Inggris. Kali ini bentuknya buku tipis seperti yang kita dapat kalau mau tes IQ. Isinya ada bacaan, ada grammar. Saya tak bisa membeberkan lebih jauh. Intinya, susah-susah gampang, atau gampang-gampang susah, sama saja lah. Tapi vocabnya tak susah-susah amat, kok. Setelah itu dilanjutkan istirahat 15 menit.
Tes berikutnya adalah TPA. TPA ini mirip sekali dengan tes IQ. Kuncinya kalau mau bisa mengerjakan: sering-sering saja isi TTS di koran-koran... Itu salah satu bentuk latihannya. Setelah itu di bagian belakang ada Matematika yang gampaaaanngg sekali (tidak lebay). Tanpa menghitung saja kita sudah bisa mengerjakannya (bagi yang sudah pernah mengerjakan pasti tahu maksud dari kalimat ini). Kebetulan saya punya waktu untuk mengecek lagi di bagian matematika gampang ini, dan sepertinya benar semua. -w-
Setelah istirahat 30 menit, dilanjutkan dengan tes terakhir yakni tes kepribadian. Tes ini terdiri dari 3 bagian. Bagian pertama adalah mengisi 76 pernyataan dengan benar atau salah, sesuai dengan kepribadian kita. Bagian kedua adalah Wartegg Test yakni mengisi 8 kotak dengan gambar-gambar, yang saya tak tahu apa maksudnya. Bagian ketiga adalah bagian yang paling saya sukai dari tiap tes semacam ini, yakni menciptakan OC alias menggambar orang lengkap dengan karakternya. Sedikit share, dalam waktu 6 bulan terakhir saya 3 kali ikut tes menciptakan OC (original character), dan 3 kali itu pula saya menciptakan 3 karakter yang sangat berbeda. Tes pertama, saya menggambar tokoh yang sudah pernah ada di novel saya, yakni Christin. Tes kedua, saya menggambar Claire Viannella, seorang dandere yang imut. Tes ketiga yang digunakan untuk tes masuk ini, saya menggambar Viana de la Rosa, putri kerajaan berumur 14 tahun yang sekilas mirip Kotobuki Tsumugi *plak*. Dan tentu saja karakter-karakter ini akan saya gunakan dalam karangan saya... XD

Tes Masuk Atmajaya (1)

Daripada freak dengan bilang "saya ikut tes masuk universitas berinisial A" yang sok-sokan disensor, mending saya langsung beberkan saja nama universitasnya, ya...
Jadi, pada tanggal 21 November yang lalu, dengan merelakan batalnya photo session dan tidak hadirnya saya ke UNJ (dimana semua forum yang saya ikuti mengadakan gath disana) juga kerja kelompok sekolah, saya mengikuti tes masuk universitas yang punya 2 tempat (satu di sebelah Plaza Semanggi dan satunya lagi di seberang Emporium Pluit) selain di Jogjakarta ini. Karena dalam pikiran saya sudah penuh dengan kata-kata seperti "Kalo ga lulus tes ini, kamu ga bisa ikut bonenkai di RRI tanggal 12 Desember karena harus ikut tes FKG Trisakti" maka saya memutuskan agar meluluskan tes ini. Lagipula, saya sudah punya tekad, kalau saya diterima di suatu universitas, saya akan menjadi anggota klub jejepangan di sana dan menjadi panitia J-event. Dulu Atmajaya pernah mengadakan J-event, jadi tugas saya adalah menghidupkan kembali J-event di universitas itu. Tapi kalau nasib saya berkata lain, misalnya masuk UI, tentu saya akan menjadi panitia GJUI yang sangat terkenal itu. Dan bertemu dengan orang-orang yang sudah saya ingin temui sejak lama, tentunya ^^
Oke, lanjut ke topik utama. Hari Kamis, saat iseng-iseng browsing di Kaskus, saya menemukan thread tes masuk Atmajaya. Kata thread itu, tes masuk Atmajaya itu gampang, tak usah belajar juga bisa. Biologi pelajari saja tentang tubuh manusia, Inggris... asalkan kamu lulus TOEFL, bisa, lah (nilai TOEFL saya 249 kalau tak salah)... dan TPA sama seperti tes IQ. Yang susah itu tes kepribadian, karena kalaupun IQ kamu 200, Biologi dan Inggris kamu bener semua, tapi kepribadian kamu ga cocok masuk FK (saya mendaftar untuk FK Atmajaya), ya, kamu ga diterima.
Pada hari Sabtu, saya minta diantarkan ke Gramedia di mal terdekat dari tempat tinggal saya. Tujuannya, mempelajari Biologi dari buku-buku yang ada di sana. Ternyata, lama tak ke toko buku, saya menemukan hal-hal menarik. Misalnya, ada buku yang mirip kamus saku, tapi isinya rumus-rumus Mafia, dan di sampul depannya ada tulisan "Tidak untuk nyontek". Sayang foto buku itu yang saya ambil diam-diam sudah terhapus, sepertinya.
Saya berada di toko buku itu 2 jam lebih. Karena sudah bosan membaca Biologi, akhirnya saya pun beralih ke buku-buku lain. Buku komputer menjadi tujuan pertama saya, karena waktu itu saya sedang menyelesaikan tugas Flash dan bingung cara menyelesaikannya. Sayang tak ada buku tentang Flash, maka saya mencari buku-buku lain. Majalah, komik, novel, buku psikologi, intinya toko buku itu saya kelilingi berkali-kali. Mungkin penjaganya sampai bosan melihat saya yang hanya berputar-putar tanpa membeli buku apapun. Waktu itu kebetulan saya tak membawa uang juga, jadi ya... kalaupun mau beli juga tak ada uang.
Besoknya, saya berangkat ke Atmajaya. Tadinya mau naik busway, tapi dengan pertimbangan "di panduan calon mahasiswanya disuruh naik busway, nanti kalau semuanya naik busway gimana? Bisa-bisa telat" akhirnya saya diantar lagi. Saya sampai di sana sekitar pukul 7.15, padahal tesnya mulai jam 8 pagi. Saya pun mencari ruang tunggu saya, dan tiba-tiba di tengah-tengah ada sedikit keramaian. Penasaran, saya melihatnya. Ternyata itu daftar untuk ruang tes kepribadian. Saya mencari-cari nama saya, tapi yang saya temukan malah teman-teman saya. Ada yang dari sekolah, ada juga yang dari BTA.
Tiba-tiba, entah panjang umur atau apa, saya bertemu teman-teman dari sekolah saya. Akhirnya saya dan mereka pun naik ke lantai 2 untuk mengikuti tes masuk itu.
Bersambung ke part 2...

Kamis, 02 Desember 2010

Perumpamaan tentang Hidup (2)

Perumpamaan hidup kali ini saya ambil setelah membaca komik The World God Only Knows... XD


---
Hidup itu seperti RPG game..
Bagaikan pembuat game yang membuat game tersebut dari awal dengan berbagai macam endingnya, Tuhan telah menciptakan kita... dari lahir sampai mati..
Bagaikan tokoh utama di game tersebut, kita bertemu dengan orang2.. Mengenal orang2 lebih dalam..
Dan juga, menghadapi berbagai pilihan yang masing-masing dapat mengubah hidup kita..
Beda pilihan, beda pula endingnya! Begitu juga dengan hidup kita, pilihan yang berbeda akan membuat jalan hidup kita berubah juga..

Review Ulangan Umum Semester 1 (1)

29-11
Religiositas
Lumayan bisa, lah... Setidaknya 7 di tangan, sepertinya

Bahasa Indonesia
Bisa~ XD
Dan senang sekali saya karena kali ini ada bagian mengarang di esai..
Sesuatu yang tak pernah saya dapatkan sejak beberapa ulangan lalu..


30-11
PKn
Hmm... rada2 lupa..
Esai bisa, seh, kayaknya..

Sejarah
Mirip2 PKn..
Cuma ada 1 soal analisis yang tentunya saya ga tau apakah benar atau salah..
Ya, namanya juga analisis..


1-12
Fisika
PG yang lumayan mudah dan esai yang tidak terlalu mudah!
Terutama di nomor 2 dimana saya lupa rumusnya.. --a


2-12
Matematika
PG yang lumayan mudah dan esai yang tidak mudah!
Apalagi nomor 2... *lagi*
Sayangnya waktunya lumayan kurang dan saya lumayan menyesal karena menggunakan cara panjang untuk beberapa soal PG yang bisa diselesaikan dengan cara pendek..
Alhasil, ada beberapa soal yang tak sempat saya hitung..

Olahraga
Bisa lah kalo ini..

Senin, 22 November 2010

Perumpamaan tentang Hidup (1)

Rasanya jumlah entri yang dibuat dlm 3 bulan terakhir makin menurun, ya...
Ah, anyway, pada kesempatan kali ini, saya ingin memberikan perumpamaan tentang kehidupan yang dibuat oleh saya sendiri.


----
Pada bagian pertama ini saya ingin menunjukkan arti hidup yang saya ambil dari perenungan selama retreat di Sukabumi kemarin (lihat entri yang berjudul "Retreat di Sukabumi"). Dalam retreat itu, di salah satu sesinya kita diharuskan menggambar sesuatu yang melambangkan arti hidup kita.
Di kesempatan itu, saya menggambar buku catatan (gambar ditunjukkan kemudian).
Saya menganggap bahwa hidup ini seperti buku catatan yang kosong. Kitalah yang menentukan isi seperti apa dari buku itu.
Mau tidak berusaha apa-apa dan membiarkan buku itu tetap kosong, mau dicoret-coret, digambar-gambar, ditulisi cerita, semuanya terserah kita.
Kehidupan kita seperti apa, ditentukan oleh kita sendiri.



---
Tapi ternyata bukan hanya sampai situ pemikiran saya mengenai kehidupan.
Saya akan melanjutkannya di entri berikutnya.

Senin, 15 November 2010

Rhythm Games



Kalau ditanyakan apa yang sedang saya gandrungi sekarang ini, di tengah kesibukan karya tulis, ulangan, tugas, PR, pekerjaan, proyek, dan sebagainya, jawabannya adalah rhythm games. Ini adalah genre untuk games yang dimainkan dengan cara menekan tombol-tombol pada konsol mengikuti irama musik. Dan rhythm games yang saya sedang mainkan adalah Hatsune Miku Project Diva 2 serta Osu! for PC.
Hatsune Miku Project Diva 2 (selanjutnya disebut PD 2) adalah kelanjutan dari Hatsune Miku Project Diva yang lebih populer sebelumnya. PD 2 memiliki 16 lagu dari PD 1 ditambah 20-an lagu baru. Cara bermainnya lebih kompleks, karena ada tombol hold dan double. Saya tidak bisa menjelaskannya, jadi main sendiri saja, ya... Game ini diperuntukkan untuk konsol PSP. Tapi kalau mau lebih mudah, bisa memainkannya di PC menggunakan PSP Emulator, jadi bisa bermain dengan menggunakan kesepuluh jari. XD
Osu! for PC (selanjutnya disebut Osu) adalah pengembangan dari Osu Tatakae Ouendan yang ada di Nintendo DS. Hanya saja, Osu yang ini diperuntukkan untuk PC. Sebenarnya ini game online, tapi berhubung komputer saya sudah bobrok walaupun koneksinya memadai, saya tidak bisa memainkannya secara online, hanya bisa secara offline di laptop saya.
Cara memainkan game ini adalah dengan menekan tombol-tombol pada mouse yang dibagi atas 3 bagian, yaitu tombol tekan, geser, dan putar. Untuk lebih jelasnya silakan lihat di tutorial yang disertakan pada saat Anda mengunduh gamenya. Awalnya memang susah, bahkan menurut saya lebih susah dari PD 2, namun lama-kelamaan akan terbiasa, kok. Apalagi lagu di Osu jauh lebih banyak daripada PD, karena ada ribuan lagu yang tersedia di situsnya, yang dapat diunduh secara gratis.
Ah ya, sebenarnya saya juga ingin bermain PD untuk PC, namun sayang hanya tersedia bahasa Mandarin dan tidak ada patch bahasa Inggris, jadi saya tidak bisa memainkannya...

Retreat di Sukabumi

Okeh sebenarnya ini sudah agak lama, namun saya akan menceritakannya walau sudah lupa-lupa ingat. Mohon maaf tidak dibagi beberapa bagian seperti biasanya karena saya sudah lupa urutan kegiatannya, jadi saya akan membeberkannya secara umum.
Tempat retreat saya adalah tempat yang penuh kenangan di Sukabumi karena sama seperti tempat retreat saya saat 3 SMP. Pondok Semadi namanya kalau tidak salah. Pondok ini terkenal karena makanannya yang enak-enak. Dan memang benar, di sana makanannya tidak ada yang tidak enak. SEMUANYA enak. Bahkan kue yang biasanya saya tidak suka saja jadi enak disana. XD
Menurut cerita teman-teman yang sudah mengikuti retreat gelombang sebelumnya (kebetulan saya gelombang terakhir untuk yang non Katolik), retreat itu sangat menyenangkan. Bahkan gelombang kelas saya nonton film 2x sehari dan malam terakhir dilewati dengan tidur di tikar berjamaah. Ada sesi yang "mengena" pula.
Namun waktu saya retreat, ternyata agak tidak sesuai dengan harapan saya. Tidak ada sesi yang benar-benar mengena seperti retreat di SD maupun SMP yang sebagian besar muridnya bisa menangis saking mengenanya sesi tersebut. (Saya, sih, tidak menangis, walau sebenarnya tersentuh juga.. XD) Daripada retreat, lebih tepat disebut pelatihan. Metodenya juga monoton, setiap hari hanya disuruh menulis dan menggambar.
Tapi, di luar itu, ada juga beberapa sesi yang menyenangkan. Seperti di saat pagi hari, di salah satu pagi, ada sesi dimana kita diminta mencari salah satu tumbuhan yang menarik perhatian kita kemudian menuliskannya. Pondok retreat itu benar-benar indah, dipenuhi berbagai macam tumbuhan, dan anjing yang akan menggonggong bila kita mendekatinya (apa coba...). Saya berhasil menemukan satu tumbuhan yang "terbuang". Pohon kecil di balik kursi batu, yang tumbuh dan berbunga. Mungkin tak banyak orang yang menyadari bunga itu ada disana, mengingat seingat saya saja yang berkumpul di dekat bunga itu hanya saya seorang.
Ada juga sesi yang sangat singkat namun lumayan berarti untuk saya. Sesi video "Lentera Jiwa" yang sangat berkesan di hati saya. Dari sana, pandangan saya tentang jurusan yang akan saya pilih sedikit berubah.
Hmmm.. sepertinya hanya itu yang bisa saya ingat. Sayang juga, ya...

My Dreams



Entah kenapa beberapa hari ini saya mimpi aneh dan berbeda-beda. Dan tidak seperti mimpi-mimpi yang biasanya, mimpi-mimpi saya beberapa hari ini seperti begitu nyata. Karena ada yang terlalu aneh maupun terlalu pribadi, tentu saja saya tidak bisa menceritakan semuanya...
Salah satu mimpi saya adalah mimpi saya yang katanya mimpi itu sih, di Medan. Mungkin ini terpengaruh oleh pembicaraan beberapa teman saya yang memang lahir di Medan atau tinggal di Medan sebelum tidur lewat SMS, saya lupa. Intinya, hotel yang saya tempati itu bagus sekali, serasa hotel-hotel di Dubai, dan dari sana kita bisa melihat seluruh pemandangan kota, bahkan ada lautnya segala. Mimpi yang aneh bukan?

Senin, 08 November 2010

Belajar Gaul Jadi Manusia Unggul

Penerbit: Gramedia
Penyusun: Lita Tamzil

Buku ini berisi pengalaman pribadi yang diceritakan mahasiswa-mahasiswa di LPKIA Bandung pada saat pelajaran Human Relations. Sekilas mirip dengan Chicken Soup versi Indonesia, mengingat cerita tersebut dikumpulkan dalam bab-bab tersendiri, namun ternyata tidak juga, karena ada pengantar dari sang penyusun untuk setiap bab.

Kelebihan: Ceritanya sederhana tapi ada yang menyentuh.

Kekurangan: Banyak yang ceritanya itu-itu saja jadi agak membosankan.

Nilai: 8/10

Sabtu, 30 Oktober 2010

17 Years of Love Song



Pengarang: Orizuka
Penerbit: Puspa Swara
Tebal: 206 halaman
Tahun terbit: 2008

Leo awalnya dipaksa oleh orangtuanya untuk pindah dari Jakarta ke kampung halaman ibunya di Purwakarta karena perceraian orangtuanya. Tapi pikiran Leo berubah saat dia melihat ada seorang gadis lumpuh bernama Nana yang satu sekolah dengannya dan memiliki hobi menyendiri di padang ilalang setiap istirahat. Mereka bersahabat, sampai suatu ketika Leo harus meninggalkan kampung itu karena harus menjalani kuliah. Tapi sebelumnya, Leo, yang menyukai baseball, menitipkan glove miliknya pada Nana.
Sayangnya, saat mereka berpisah, Nana dan orangtuanya mengalami kecelakaan sehingga saat itu Leo kehilangan jejak Nana. Leo berusaha mencari Nana kemanapun, sampai akhirnya ia menemukan gadis itu kembali. Namun, semuanya sudah berubah, tidak seperti dulu.

Kelebihan: Ceritanya lumayan indah, endingnya lumayan mengharukan.
Kekurangan: Timelinenya kurang jelas --

Nilai: 7,5/10

XX



Pengarang: AR Arisandi
Penerbit: Gramedia
Tebal: 215 hlm
Tahun terbit: 2007

Donna, Liana, Akmal, Putri, Mela, dan Doddy adalah kelompok yang disebut D7++ karena dulu Donna, Liana, Putri, dan Mela tinggal di kos yang terletak di jalan Dago 7, sedangkan Mela adalah istri Akmal dan Putri adalah istri Doddy. Di kelompok ini ada sebuah misteri, yakni Liana yang selama bertahun-tahun dikirimkan SMS dari seorang pemuja rahasia yang beridentitas XX. Mereka berusaha mencari siapa itu XX, yang mereka duga ada di antara mereka dan juga Archie yang menjadi suami Donna.

Kelebihan: Ceritanya membuat penasaran, dan siapa sebenarnya XX cukup tidak terduga (walau sebenarnya saya sudah memikirkan kemungkinan itu sih ==). Jadi seperti novel misteri yang dibalut dalam nuansa romance (atau novel romance yang dibalut nuansa misteri?)
Kekurangan: Endingnya terkesan dipaksakan.

Nilai: 8/10

Sabtu, 09 Oktober 2010

Provoke Art Wave (2)




Setelah mengikuti jam pelajaran pertama, saya keluar dari sekolah dan diantarkan oleh ayah saya ke tempat lomba. Kebetulan sekali, ayah saya dulu kampusnya dekat situ. Jadi, ya, tentunya tau jalan...
Sekitar jam 8 lewat saya sampai di tempat tujuan. Saya meregistrasi nama saya dan menuju ke dekat panggung. Ternyata di sana sudah ada beberapa yang hadir. Sebagian bersama teman-temannya.
Akhirnya, sekitar jam 9 lomba dimulai setelah sebelumnya ada kata sambutan dan pengenalan para juri yang semuanya terkenal (nama-nama dirahasiakan XD). Kami, peserta kompetisi sinopsis, diminta ke ruangan 310 (kalau tak salah ingat, pokoknya semacam ruang audio visual gitu lah...). Disana ruangannya sangat sangat kedap suara, bahkan saat turun hujan sangat lebat sekitar sore hari pun, disana tak terdengar suara hujan sedikitpun.
Sesi presentasi dimulai. Pembuka presentasi pertama adalah sesama CCW 2008 yakni Anastasia Praditha. Ia membuat sinopsis berjudul Super Student yang bercerita tentang kehidupan 5 anak di sekolahnya, yang sekilas tampak biasa-biasa saja, ternyata memiliki kehidupan lain sepulang sekolah. Sinopsis-sinopsis lainnya yang saya ingat akan saya beberkan disini (ga urut ya):
1. Witness: Kisah tentang kehidupan sekolah dilihat dari sudut pandang sebuah pohon yang telah berumur 50 tahun. Juara 3 lomba sinopsisnya, padahal notabene sedikit banyak mirip dengan sinopsis saya, cuma sudut pandangnya berbeda (kalau gitu saya mungkin rankingnya ga jauh2 dari dia ya? XP)
2. ArdianaNadya (kalau ga salah ini judulnya): Cerita tentang dua orang anak, satu orang loncat kelas dan masih umur 13 tahun, mengincar beasiswa ke Jepang (melihat ini mau tak mau saya mengingat Nagi Sanzenin ==), dan satu lagi anak yang juga pintar. Mereka mengenal satu sama lain dan akhirnya bersahabat.
Ah ya, cuma sekadar info tak penting, gambar-gambar yang digunakan dalam presentasi ini dari Vocaloid loh... XDD(ga penting kan?)
3. Tunjukkan Aku Hidup: cerita tentang seorang anak yang putus asa yang akhirnya menemukan arti hidupnya dari sekolah
4. Chit Chat in Heaven: mimpi seorang anak kelas 5 SD. Ia bermimpi ia sudah tua dan ke surga. Disana ia bertemu dengan seseorang, yang ternyata adalah guru/kepseknya (saya lupa). Ia bercerita bahwa ia dulu dibully dsb dsb. Sinopsis khayalan tingkat tinggi (1).
Info ga penting lagi: yang bikin nih sinopsis adalah Nihonjin.
5. Maryam: juara 1 lomba ini. Sinopsis khayalan tingkat tinggi (2). Ceritanya tentang Indonesia di tahun 2019, dimana konflik antar agama sangat memanas, dan menjelang musim pemilu. Hiduplah anak bernama Maryam, murid sekolah Katolik di Medan, yang intinya ingin menyerukan perdamaian. Akhirnya mereka menggelar demonstrasi di Istana Presiden. Yang menarik di presentasi ini adalah, walau pembuatnya dari sekolah internasional, tidak begitu fasih berbahasa Indonesia, tapi kesadarannya akan isu politik sangat tinggi. Ia berani mengangkat topik yang kontroversial. Presentasinya juga sangat lengkap, kelihatan kalau sudah dipersiapkan dengan baik, tak seperti presentasi saya yang tidak niat karena dibuat hanya dalam waktu 15 menit untuk 2 presentasi *plak* T.T
6. Robohnya Surau Kami: 4 film pendek, 4 cerita berbeda, dalam 1 judul. Tentang 4 orang Muslim yang masing-masing memiliki masalah tersendiri yang akhirnya menggoda iman mereka dan akhirnya melepas jilbab mereka. Film yang sebenarnya cukup unik, sayang terlalu kontroversial menurut saya.
7. Blackberry blablabla... (lupa judulnya): cerita cinta biasa gitu sih, cuma bedanya pakai medium blackberry.
8. (lupa judulnya): cerita tentang 4 geng yang berada di kelas 12 IPA 2; geng religius, anak band, cacat, dan satu lagi lupa. Suatu kali kekompakan kelas mereka ditantang lewat lomba gerak jalan (baris-berbaris? saya rada lupa...) di sekolah mereka.
9. The Incident History: cerita favorit saya, dan juara 2 lomba ini. Tentang 5 orang anak yang sebelumnya tak mengenal satu sama lain, tertangkap basah di ruang kepsek karena mencuri soal ulangan sejarah. Mereka akhirnya dihukum dengan cara berbeda-beda. Mereka mengaku bahwa mereka mencuri karena ingin dapat nilai bagus, padahal sebenarnya mereka semua mendapatkan SMS dari seseorang berinisial SYL (saya lupa kepanjangannya) yang menyuruh mereka mencuri ulangan itu, dan mereka diancam, kalau mereka tak mencurinya, mereka akan mengalami hal buruk yang berbeda-beda. Ternyata, kepsek juga mendapatkan SMS serupa, dan kalau tidak menghukum 5 anak itu, ia akan dipecat. Ending dari cerita ini sangatlah mengesankan, karena sebenarnya pengirim SMS ancaman itu adalah salah satu dari 5 anak yang dihukum tadi.
10. Ban Jr: seorang anak yang diam-diam merekam guru Fisika yang sedang mengajar. Tiba-tiba hujan turun amat deras, dan lama-lama air menggenangi seluruh sekolah. Ada beberapa murid yang pulang tapi ada juga yang tidak. Akhirnya si tokoh utama merekam semua aksi ga jelas -namun unik- dari anak-anak yang masih berada di sekolah.

Dan beberapa sinopsis lain yang saya lupa. XD Ada yang cerita romance dengan biola dan bunga edelweiss, cerita tentang siswi yang pintar bermain piano, dan sebagainya.
Sinopsis saya sendiri akan dicantumkan di blog ini kapan-kapan. XD

Provoke Art Wave (1)

Event yang saya ikuti beberapa waktu lalu, tepatnya Sabtu tanggal 2 Oktober 2010.
Semuanya berawal ketika saya iseng-iseng membaca majalah Provoke yang memang dibagikan gratis oleh sekolah saya. Di majalah tersebut, ternyata ada lomba sinopsis film dan lomba desain bertema "My School, My Life". Langsung saya tertarik mengikuti lomba sinopsis filmnya.
Saya pun mencoba brainstorming ide yang ditanggapi oleh teman-teman saya. Saya sendiri ingin membuat film bergenre dokumenter, karena kalau bergenre school kok perasaan sudah banyak yang klise... (apa ini karena pengaruh terlalu banyak nonton anime bergenre school life macam K-ON, HOTD, dan sebagainya?). Saya mencoba mengambil 3 ide, yaitu dari sudut pandang guru, penjaga kantin, dan bangku sekolah. Teman-teman saya ternyata lebih condong memilih guru. Akhirnya saya pun membuat sinopsisnya.
Saat dibaca oleh teman-teman saya, ternyata kata mereka kurang klimaks. Jadilah saya menulis satu cerita lagi, remake dari cerita yang saya buat pada masa lampau. Hanya saja, saya terlalu sulit untuk menjelaskannya karena memang jalan ceritanya rada ribet. Kemudian, saya mengumpulkan sinopsis-sinopsis itu dan mengirimkannya lewat e-mail.
Saya sudah hampir melupakan lomba itu hingga suatu hari, tepatnya Selasa, 29 September 2010 menjelang malam hari, saya ditelepon oleh nomor tak dikenal. Saya kira itu adalah telepon dari Gagas Media karena saya juga mencalonkan diri sebagai first reader di sana. Ternyata telepon itu berasal dari majalah Provoke, yang mengatakan bahwa saya terpilih menjadi satu dari sekian finalis yang lolos ke grand final Provoke Art Wave. Eventnya sendiri akan diadakan hari Sabtu, di Binus International di dekat Senayan City. Saya sempat bingung, secara hari Sabtu saya tetap sekolah. Namun, akhirnya setelah berbagai proses, saya berhasil mendapatkan izin dari guru untuk mengikuti lomba itu. XD
Masalah selanjutnya adalah, saya diminta untuk membuat presentasi, tapi sebenarnya saya adalah orang tipe 5 sejati dari eneagram. Terlebih lagi, saya juga mengirimkan 2 sinopsis, sehingga saya bingung yang mana yang harus dibuat presentasi. Akhirnya, dengan keterbatasan waktu karena harus belajar biologi untuk ulangan hari Seninnya, saya membuat 2 sinopsis. Tanpa gambar, tanpa apapun. Benar-benar tidak niat, walaupun sebenarnya saya bisa membuat yang jauuuhh lebih baik dari itu.
Bersambung ke part 2~

Matibeku Clues (Stage 8)

Karena terlalu lama vakum maen nih online riddle game (lupa URL-nya melulu sih), jadi baru post sekarang deh...

-92
Level yang serupa tapi tak sama dengan salah satu level terkenal di stage 7, "Kyon-kun, denwa!". Hanya saja, pembuat level ini bukanlah Tangleons (yang membuat level "Kyon-kun, denwa!"), jadi cara yang digunakan untuk menyelesaikan levelnya pasti berbeda dengan level "Kyon-kun, denwa!".
Ah, ya, dan level ini juga dejavu dengan salah satu level Matibeku yang bukan dibuat oleh Tangleons (saya lupa, antara wangsa atau yamiza).

-93
saya lupa levelnya yang mana --a


-94
Level yang URLnya saya lupa melulu, jadi lamaaaaaa banget selesainya ==
Buka daleman, ada 2 pertanyaan. Pertanyaan pertama untuk lapis satu, dan pertanyaan kedua untuk lapis dua.
Lapis 1: cari nama lain di pertanyaan pertama, nanti ketemu converter khususnya
Lapis 2: cari di om nama lain dari pertanyaan kedua. Kemudian bolak-balik dengan converter yang ada sampai membentuk apa yang dimaksud. Kalau sudah, klik, deh...

-95
Cari judul puisinya, abis itu liat judul...
Carilah the last speaker dari bahasa yang termasuk bahasa yang ditulis di judul puisi, dan deket2 kekerabatannya sama bahasa yang ditulis di judul riddle.
(Tapi saya sih bruteforce aja hohoho)

-96
Liat gambar, cari tahu lebih banyak tentang gambar tersebut, terus cari tahu apa itu "line" yang dimaksud.

-97
Ubah huruf-huruf itu sehingga mudah dibaca, terus bagi menjadi 3 kalimat
Kalimat 1: pilih salah 1
Kalimat 2: jawab ke tempat yang dituju
Kalimat 3: cari frase yang searti dengan kalimat ini
Habis itu tulis jawabannya deh... gabungkan jawaban kalimat 2 dan 3..

Hasil Tes Bakat

Beberapa hari yang lalu saya menerima hasil tes bakat, yang sudah saya ceritakan di beberapa entri sebelumnya.
Hasilnya, fakultas yang saya pilih sama persis dengan apa yang saya inginkan. Hanya saja, urutannya berbeda. Fakultas sastra di posisi pertama, disusul fakultas bioteknologi dan teknik kimia. Menyedihkan sekaligus miris, bukan? Anak IPA kok paling cocok masuk sastra.... *plak*
Kalaupun mau sastra, saya maunya Sastra Jepang atau Indonesia, di UI. Alasannya, selain itu universitas top 5 Indonesia yang paling dekat tempat tinggal saya, saya juga terlanjur ikut BTA. Lagipula, UI sudah terkenal sebagai penyelenggara event tahunan Jepang kedua terbesar di Indonesia setelah Jak Japan Matsuri: Gelar Jepang UI. Saya tak tahu anak diluar jurusan Sasjep boleh ikut jadi panitia GJUI atau tidak sih... Tapi maunya, walau harus masuk FK (yang ini pilihan ortu) sekalipun, tetap boleh jadi panitia GJUI... XD
Tentunya akan sangat menyenangkan jika seorang otaku dan hikikomori tingkat menengah boleh bekerja di bidang yang berbau kejepangan, entah jadi penerjemah, pembuat buku, atau bahkan... kerja di majalah tentang kejepangan yang kantornya di Bandung itu!!! *tau kan apa*
Dan Sastra Indonesia tentunya sangat berguna untuk mengembangkan keterampilan menulis saya, walaupun saya tahu bahwa alumni Sastra Indonesia dianggap "tidak menjanjikan", dan banyak juga penulis yang waktu kuliah tidak mengambil jurusan sastra tapi tetap menjadi penulis terkenal == *ngomong apa sih saya*

Tentang minat, di sana dikatakan bahwa saya paling menyukai 3 bidang yang semuanya menggunakan otak kanan: sastra, seni, dan musik. Sangat tepat, secara hobi saya memang di sana (membaca, menulis, menggambar, mendengarkan musik, dan sekarang lagi senang-senangnya men-cover lagu dengan software Vocaloid). Dan bidang yang tidak saya sukai.... hmmm... saya lupa, dan malas melihat hasil tes bakatnya. XD

Lalu di sana ternyata juga ada hasil tes IQ. Tidak disangka saudara-saudara, IQ saya 137! Saya jadi curiga apa hasil tes ini tertukar dengan yang lain yah... Secara saya tidak pintar-pintar amat di sekolah (kecuali waktu SD dimana nilai-nilai saya mirip dengan tokoh utama serial novel yang sedang saya kerjakan). Ada yang bilang kalau makin tua seseorang, IQ nya semakin menurun. Apa ini berarti... waktu SD dulu IQ saya >150? Hmm... mungkin saja ==a

Senin, 20 September 2010

First Impression: Qualia-UVERWorld

Baru download sekarang, karena curi-curi waktu main internet saat ulangan mid... XD


1. Qualia
Bagus!!! Gabungan antara dua ciri khas UVER sekaligus: ballad dan rock. Seingat saya belum ada lagu UVERworld yang begini. Coba pas pertama kali dengar Anda skip lagunya dalam waktu yang berbeda, maka akan timbul kesan yang sangat berbeda di tiap menitnya. XD

2. Wakasa Yue Entelechia
Judul lagu yang aneh... Dan lagu yang lumayan aneh pula.. Tapi keren, kok

3. Ultimate
Keren... tapi sebenarnya saya menginginkan penutup berupa lagu ballad yang bagus... T.T

Nilai: 8/10

Mari Berkirim Surat!



Sudah lama saya tidak menulis post opini seperti ini, sejak blog ini diisi curhat (?) tak jelas, resensi anime, buku, dan sebagainya...
Kali ini kita akan membahas tentang kantor pos.
Sebagai orang yang bersekolah di sebelah kantor pos, dan tinggal di dekat kantor pos pula, tentunya saya sering mengunjungi kantor pos, dari sekadar melihat-lihat, bermain di warnet di sana (dulu, sebelum wi-fi sekolah gratis), membeli pulsa, sampai melakukan tujuan utama, yakni berkirim surat. Saya sering melihat kantor pos yang dulu lumayan ramai oleh orang yang, entah membayar tagihan, mengirimkan bingkisan untuk kerabatnya, sampai hanya sekadar duduk dan ngobrol tak jelas, makin lama makin sepi. Yah, mungkin tak terlalu terasa bagi saya karena saya mengunjungi kantor pos pusat, tapi dampaknya pasti lumayan terasa di kantor pos daerah seperti yang di dekat rumah saya. Terutama pada musim Lebaran, kantor pos memang lumayan ramai oleh pengirim yang ingin mengirimkan kartu ucapan Lebaran. Akan tetapi, sayangnya, sebagian besar dari mereka mungkin berasal dari perusahaan-perusahaan yang mengirimkan kartu Lebaran ke customer yang merayakannya.
Zaman memang telah berganti. Zaman dulu, bahkan hingga saya SMP, masih ada rubrik sahabat pena di majalah-majalah, dan saya pun salah satu yang pernah menjalaninya. Rasanya sangat senang jika sahabat pena kita ternyata orang yang merupakan temannya teman kita. Sekarang, dunia semakin sempit dengan adanya situs-situs jejaring sosial. Rasanya fenomena "teman dunia maya kita ternyata adalah temannya teman dunia nyata kita" sudah lumayan biasa terjadi. Tak ada lagi sesuatu yang menjadi esensi kejutan sebuah surat.
Padahal, surat memiliki esensi tersendiri. Rasa kejutan saat membukanya, itu yang paling berarti.

Shii's Song



WARNING: This song isn't my song! We only have same nickname... XD
This is my second English-languaged post. Sorry for some grammatical or spelling errors.
And now, let me tell you about this song.
I found this song accidentally while I typing "Shii" on Google. At first, I just want to see where is my blog at the rank of Google.
And I found it.
www.shii.org, which there is a cute cat for the mascot. When I asked my friends about it, they told me that the creator of that website is one of the famous visual novel translator (and unfortunately my Japanese is not good and my English is quite bad too, so.... I told them that the website is not created by me XD)
I continued with my research (?) about this Shii, and then I found this song. This song titled "Wind Nocturne", and it is VERY meaningful song, I think.
Let me show you the lyric:

Wishing on a dream that seems far off
Hoping it will come today
Into the starlit night
Foolish dreamers turn their gaze
Waiting on a shooting star

But
What if that star is not to come?
Will their dreams fade to nothing?
When the horizons darkens most
We all need to believe there is hope

Is an angel watching closely over me?
Can there be a guiding light I've yet to see
I know my heart should guide me but
There's a hole within my soul

What will fill this emptiness inside of me?
Am I to be satisfied without knowing?
I wish is then for a chance to see
Now all I need
Is my star to come...


For the video, you can search "shii song" at Google or Youtube, and you can see that there was cute cat in the box written "Shii", and there were two boxes with plants on them at Shii's left and right side. Shii was singing while another cat was walking in front of it. That situation still happen whether spring, summer, or autumn. Then, Shii and that other cat rode an air balloon to see the fireworks. In the end of the video, Shii's box was empty (maybe it died? T_T) and it was winter.
And after seen this video, I think that the song tell about how to reach our dreams.

Kamis, 09 September 2010

something that i addicted on recently

hmm..
karena bingung mau ngepost apa, jadilah saya ngepost ini~
apa aja yang lagi saya senangi akhir2 ini?

1. hatsune miku

berkat seseorang yang bernama *beep*, saya diajak untuk mengenal lebih jauh tentang makhluk berambut hijau berkuncir dua penggemar daun bawang yang super kawaii ini. dan akhirnya, saya pun jatuh cinta (?) pada miku-nyan! ga cuma pada hatsune miku, tapi juga anak(?)nya, hachune miku XD

dan, ah, ya, saya juga sedang memainkan game project diva serta bermain2 dengan vocaloid hatsune miku editor~

2. lagu 'ya sudahlah' (bondan prakoso dan fade 2 black)
tak tahu kenapa, lagu itu terus-menerus berkumandang di kepala saya~
padahal di radio pun tak setiap saat diputar, kan?
hoho..

3. vocaloid songs
ga cuma lagu2 miku saja kok~
semua lagu saya suka... XD

4. miwa

kenal sejak iseng2 donlot lagunya di gendou
BAGUS BANGET! gabungan supercell + YUI XD

5. writing
menulis, menulis, dan.... menulis~~

6. chemistry
kebetulan kimia saya sudah mengerti, dan lagi gampang2nya ini XD XD

7.

Sabtu, 28 Agustus 2010

My Birthday Wishes and Presents List


Berhubung saya baru sadar kalau ultah saya tinggal menghitung minggu, dan untungnya juga jatuh tepat di hari Minggu, maka saya memutuskan membuat wishlist dan present list ini. Tak terasa tahun ini saya akan berulang tahun yang ke-17.
My wishes list - tak urut- (semoga terwujud semuanya, amin):
1. Dapat nilai bagus di ulangan harian, ulangan mid, ulangan semesteran, kartul, UN, UAS, UP, dsb dsb dan lulus (kalau perlu cum laude tapi sepertinya nyaris tak mungkin)
2. Masuk universitas negeri terutama ITB (walau orangtua saya maunya masuk UI)
3.Tinggal di Bandung mulai tahun depan (berkaitan poin no. 2)
4. Karya-karya saya yang saya kirimkan itu bisa diterbitkan semuanya
5. Menang lomba romance Gagas Media
6. Membuat website... hmm... isinya masih dirahasiakan XD
7. Blog ini makin terkenal
8. Bebas ke event manapun mulai tahun depan
9. Cosplay minimal 2 kali setahun terhitung setelah ulang tahun saya
10. Boleh gabung Hatsu lagi
11. Boleh belajar piano lagi
12. dll (masih belum kepikiran)

My presents list (ada yang mau membelikan?):
1. Copic






Semacam spidol yang harga per buahnya sekitar IDR 70000-80000. Kalau dibuka, bentuk ujungnya mirip stabilo, dan kalau dicoretkan di kertas, mulanya nyaris bening. Makin dicoret berkali-kali, warnanya makin tebal. Saya ga butuh yang 48 warna (ya iyalah, memang ada yang mau membelikan segitu banyak?), hanya 2 warna (krem dan hitam) sudah lebih dari cukup. Tapi tambah refillnya juga ya... XP
2. Miku Plushie

Berhubung saya sedang main game Hatsune Miku Project Diva (dan akan segera mencari Project Diva 2-nya), jadi saya sedang amat tergila-gila pada karakter Vocaloid berambut hijau ini. Kata salah satu teman saya, ada yang jual hanya sekitar IDR 20000? Kalau ada, mau... Tapi kalau bisa, sih, yang asli... XD
3. PC

Komputer baru, bukannya laptop! Penting untuk tugas sekolah saya (beneran)... Tapi, sih, kalau perlu ditambah webcam dan scanner juga... Ga usah pake tablet juga gapapa, karena saya gaptek pake tablet ==
4. Books

Belikan saya buku, terutama Anne of Green Gables series (Anne of Avonlea, dll) yang seri Indonesia. Atau karya-karya Clara Ng. Atau apa sajalah, yang penting bagus... Selain buku karya saya atau salah satu pengarangnya saya, tentunya.
5. Vocaloid Software

Terserah mau yang mana saja, tapi diutamakan Hatsune Miku atau Kagamine Len, ya... Gakupo juga, kalau perlu. XD Murah, kok, katanya di Two Mangoes cuma IDR 15000 saja.
6. PSP Go

Adik saya sudah kehilangan PSPnya dan dibelikan yang baru, masa saya tidak? T0T
Kenapa PSP Go? Karena saya lebih suka yang slide... seperti HP saya sekarang...
7. New HP
Ini sih boleh kapan-kapan, kalau sudah bosan dengan HP saya...
Apa saja deh, asalkan 3G, punya fitur musik yang bagus, dan keypadnya tidak QWERTY atau touchscreen (nah, yang terakhir ini yang susah... XD)
8. Piglet-Thing
Apapun yang berbau Piglet. Terserah. Dari gantungan HP sampai boneka ukuran super besar atau bahkan kostum Piglet sekalian.

Yah, sekian dulu...

High School of The Dead


Salah satu anime yang katanya sudah lama ditunggu-tunggu. Diadaptasi dari komik karya Daisuke Sato.
Takashi Komuro, yang sedang tidur di atap sekolah, tiba-tiba melihat seorang gurunya diserang oleh zombie yang ada di depan pagar sekolah. Tak hanya itu, setelahnya guru itu juga berubah menjadi zombie. Takashi langsung turun dan memberitahu teman-temannya, Hisashi dan Rei, untuk menyelamatkan diri dari sekolah itu, karena ia tahu sesuatu yang buruk akan terjadi pada mereka. Sayangnya, virus zombie itu telah menyebar luas. Hampir seluruh penghuni sekolah berubah menjadi zombie, termasuk Hisashi yang merupakan teman baik Takashi dan pacar Rei. Bersama beberapa orang lainnya, Takashi dan Rei berusaha menyelamatkan diri dari serangan zombie.

Kelebihan: Seru dan menegangkan! Darah dimana-mana...

Kekurangan: Terlalu banyak fanservicenya, yang kadang juga terlalu berlebihan.

Nilai: 8,5/10

My Worst Day

18 Agustus 2010. Satu hari setelah perayaan kemerdekaan Indonesia, dan juga, salah satu hari terburuk dalam hidup saya. Kesialan beruntun.
Dimulai dari pagi hari. Saya bermimpi, ehm, agak buruk. Mimpi yang entah kenapa sedikit mirip dengan anime High School of The Dead (inti ceritanya, sih). Lalu akhirnya saya tak bisa tidur entah sampai kapan. Tapi setelah beberapa saat akhirnya bisa juga sih...
Lalu, siangnya, ulangan dibagikan. Bahasa Indonesia tak diduga mendapatkan nilai jelek (lagi). Pelanggaran terhadap perjanjian yang saya buat satu tahun lalu pun akhirnya terjadi juga. Tapi, yang sama sekali saya tak menyangka adalah ulangan pelajaran Kimia, pelajaran favorit saya sekarang. Tanpa disangka ulangan Kimia saya mendapatkan nilai yang terburuk selama beberapa puluh ulangan terakhir. Yang saya takutkan adalah, target saya tak tercapai.
Tapi untungnya, seminggu setelah itu, nilai saya mulai membaik. Mudah-mudahan seterusnya akan baik juga.

Senin, 16 Agustus 2010

Lomba-lomba

Kenapa akhir-akhir ini begitu banyak lomba yang berkaitan dengan kepenulisan? Sampai-sampai saya harus merelakan beberapa diantaranya untuk dibuang percuma.
1. Lomba menulis novel DKJ
Ini lomba yang saya tahu paling awal. Deadlinenya sekitar September. Saya sempat memikirkan, mau menulis novel apa untuk lomba ini. Apalagi hadiah utamanya amat, sangat besar bagi saya. (Bisa buat beli komputer baru, tuh...). Tapi berhubung saya adalah penulis tidak berpengalaman yang, walaupun sudah mulai serius menulis dari kelas 2 SD, tapi jam terbang di dunia penerbitan masih amat sangat rendah sekali (dibandingkan penulis semacam Ayu Utami, misalnya), jadi saya memutuskan "membuang" lomba ini dari daftar saya.
2. Lomba menulis cerpen R*hto
Disensor, karena itu nama merk, hehe... *plak*. Deadlinenya juga September. Dan beruntungnya saya, dari jauh-jauh hari saya punya 1 cerpen yang menurut saya unik. Semoga menang! Walaupun harus BAYAR secara terselubung kalau mau ikut, tapi pemenangnya lebih banyak dari lomba nomor 4.
3. Lomba menulis novel G*gas Media
Lagi-lagi deadlinenya September. Bedanya dari novel DKJ adalah, di sini temanya harus romansa, kalau bukan mainstream romance, teen romance, domestic romance, ya... classic romance. Saya punya 1 ide cerita romansa, dan saya menelpon ke panitia lomba untuk menceritakan dalam 1 kalimat tentang novel itu, eh, ternyata tak masuk keempatnya. Terpaksalah saya membuat ulang... Ah, ya, dan di lomba ini kita juga harus membuat video promo yang bisa diupload di situs yang menyediakan jasa pengunggahan video, seperti tabungkamu atau mukabuku. Jangan di 4sh*red atau MF atau MU katanya, karena harus diunduh dulu sebelum bisa melihat videonya. (Mungkin karena biar ga repot? hmmm...)
4. Lomba menulis cerpen nasional
Diadakan oleh Dewan Kesenian Sumut (kalau ga salah). Beda dengan lomba menulis cerpen tahun-tahun sebelumnya, kali ini peserta wajib BAYAR kalau mau ikut. Karena itu akhirnya saya ga ikut.
5. Lomba membuat manga bertemakan gizi
Kalau ga salah, penyelenggaranya dari The Japan Foundation dan Fakultas Gizi sebuah universitas. Berhubung saya tak bisa menggambar dengan terlalu baik dan terlalu benar (gambar cowok bukan chibi saja belum baik dan benar, hiksu hiksu), jadi terpaksa saya juga "membuang" lomba ini.
6. Lomba membuat sinopsis film dari Binus dan Pr*voke
Saya mengetahui info ini dari Pr*voke. Saya kira, itu lomba membuat film. Eh, tak tahunya cuma menulis sinopsis saja, toh...
Ya sudah, mengingat saya punya beberapa ide, akhirnya saya meremake ulang salah satunya dan sekarang hendak mengirimkannya ke lomba itu.

Kapan, ya, ada lomba blog?
Pengen ikut sekali-sekali...

Bikin Es Krim, Yuk!

Beberapa waktu lalu, sewaktu praktikum Kimia di sekolah, kelas saya mendapatkan praktikum membuat es krim. Ternyata membuat es krim itu gampang-gampang susah. Ehm, bukan es krim kali, ya, karena waktu dicoba ternyata rasanya seperti es puter. Harap maklum, karena dalam bahan-bahan ini kita tidak memakai krim atau semacamnya. Yang kita butuhkan hanya:
-1 baskom ukuran besar
-1 kaleng bertutup yang ukurannya lebih kecil dari baskom
-Susu cair secukupnya
-Garam 10 sendok makan (atau lebih)
-Es batu dari air mentah (yang banyak, ya)
-Topping (additional): biskuit, coklat, meses, wafer, permen, atau apapun yang kamu sukai

Cara membuatnya ada di video yang akan saya unggah di tabungkamu.

WARNING: Perlu kesabaran untuk membuatnya.

Website

Ada tugas sekolah, disuruh membuat website dan blog. Sesungguhnya saya bingung, mau membuat website apa. Apa mending buat website YUI, atau bikin website Riddle? Tapi kalau Riddle kan halamannya harus banyak, dan ga semua laman ada gambarnya. Kalau website YUI, sudah terlalu banyak yang membuatnya, dan info yang saya ambil semuanya dari Wikipedia. (Well, ada sih yang saya tambahkan, tapi itu pun cuma beberapa paragraf).
Hmm... mungkin Riddle-nya harus ditunda dulu saja kali, ya?

Lalu soal blog. Sepertinya, saya juga akan disuruh membuat blog, seperti anak-anak kelas IPS dan Bahasa. Masalahnya, saya sudah punya blog, yaitu Shii-chan's World yang beralamat di www.shiichannosekai.blogspot.com atau www.shii.co.nr ini. Dan blog ini sudah berdiri sekian lama serta memiliki >200 entri, campur-campur, mulai dari review sampai pengalaman pribadi, mulai dari link download sampai tulisan-tulisan geje. Lalu blog ini diapakan dong? Kan tak mungkin blog ini ditinggalkan begitu saja.... =w=

Sebenarnya sih kemarin sempat kepikiran untuk menuangkan curhatan saya dalam bentuk puisi geje nan lebay di blog baru yang akan saya buat untuk tugas sekolah itu...

Refrain



Penulis: Winna Effendi
Penerbit: Gagas Media

Novel yang saya baca baru-baru ini. Awalnya saya membacanya hanya sebagai referensi, tapi ternyata novel ini bagus juga.
2 orang sahabat dari kecil, Niki dan Nata. Mereka bersekolah di sekolah yang sama, yakni SMA Harapan. Niki, yang selalu ceria, tertarik pada cheerleader di sekolahnya, sedangkan Nata lebih tertarik menciptakan lagu dengan gitarnya. Suatu kali datanglah murid baru pindahan dari luar negeri, Annalise namanya. Annalise adalah anak dari Vidia Rossa, model idola Niki. Annalise yang pertama kali bertemu dengan Nata di UKS pun akhirnya bersahabat dengan Niki dan Nata. Tapi cerita itu tak cuma berhenti sampai di sini, karena diam-diam, tumbuh perasaan cinta diantara mereka bertiga.

Kelebihan: Gaya bahasanya bagus!

Kekurangan: Endingnya agak menggantung. Tokoh Annalise juga tidak kelihatan seperti cewek bule. =w=

Nilai: 8/10

Jumat, 06 Agustus 2010

Tes Bakat, Minat, Kepribadian

Saya ikut tes ini minggu lalu, tepatnya 31 Juli 2010, dari jam 11.30-17.30. Lama juga ya..
Isi tesnya ada macam2.
Pertama, saya dikasih kertas selebar koran berisi angka2 dari 0-9 yang disusun berdasarkan barisan. Tugas kita menjumlahkan angka-angka dalam barisan itu setinggi-tingginya... (saya lupa namanya tapi pokoknya ada namanya ==a)
Setelah itu saya kembali berhubungan dengan tes-tes yang mau tidak mau mengingatkan saya pada tes IQ...
Tapi bagian paling menyenangkan selama itu tentu saja tes menggambar!
Walau gambar saya, yah, bisa dibilang, tidak bagus2 amat, namun saya amat senang menggambar... hahaha...
sekian dulu deh

Selasa, 27 Juli 2010

Jump No. 1

Album pertama dari Hey! Say! JUMP, boyband dari Johnny's Entertainment.
Pertama kali saya melihat album ini dari Oricon, dimana album ini menjadi nomor 1 dengan skor yang lumayan jauh dari nomor 2 nya. Saya yang tidak terlalu suka akan boyband-boyband JE (kecuali Arashi mungkin, sedikit) waktu itu entah kenapa seperti mendapatkan "petuah" untuk mendownloadnya. Ternyata, pepatah 'kamu tidak akan pernah tahu sebelum mencoba' itu berlaku disini. Saya yang tadinya menganggap Hey! Say! JUMP (HSJ) biasa-biasa saja, bahkan sama sekali tak ada niat me-review-nya, menjadi suka akan lagu-lagu yang ada di album ini.


Covernya...
(taken from Wikipedia)

1. DREAMER
Lagu yang paling susah dicari, karena nyaris semua album Jump no. 1 di Internet, track DREAMER dijadikan format .wma dan kalau diklik akan menuju ke sebuah site yang saya tak tahu apa (karena saya membukanya di komputer dengan koneksi offline). Akhirnya terpaksa saya mencari lagu ini secara manual. Ternyata lagunya bagus, suasananya mirip track no. 17. Ini kesan pertama saya saat mendengarkan lagu ini. Saya menemukan lagu ini satu minggu setelah saya mendengarkan untuk kesekian kalinya seluruh track dari no. 2-17. T.T

2. INFINITY
Lagu yang menurut saya lebih cocok jadi pembuka album dibandingkan DREAMER. Apa ini karena pengaruh "sudah mendengarkan berulang-ulang track 2-17 secara berurutan sebelum mendengarkan track no. 1" ya...

3. Hitomi no Screen
Single terbaru HSJ sebelum album ini diluncurkan. Pertama kali mendengarnya, saya langsung teringat bahwa... saya pernah mendengarkan lagu ini sebanyak kira-kira 3 kali di pesawat menuju dan dari China (lihat entri A Trip to China untuk lebih jelasnya). Waktu itu saya tidak menyadari bahwa itu lagu HSJ, dan saya lumayan menyukai lagu itu. Tak tahunya, setelah saya melihat videonya sedikit, dan mendengarkan lagu ini untuk kesekian kalinya, saya memutuskan ini lagu yang nomor 2 saya suka di album ini.

4. Shinku
Hmmm... kata apa yang cocok untuk menggambarkan kesan lagu ini? Dangdut, mungkin? Hahaha..

5. Ganbaretsugo!
'Kok judul lagunya mirip lagu Hello Project?', itu kesan pertama saya ketika membaca judulnya. Ternyata isi lagunya memang mirip lagu Hello Project. Tapi bagus, kok. XD

6. Jounetsu JUMP
Another song in this album which is like Hello Project's song. Wkwkwkwk...

7. Smile Song
Kesan lagunya santai. Tapi membuat saya bertanya-tanya, versi livenya seperti apa. Sudah ada belum, ya?

8. Memories
Lagu yang... lumayan menenangkan. Lagi-lagi, lagu bertipe seperti ini yang saya suka di nyaris setiap album yang saya review. Hehehe...

9. Dreams Come True
Salah satu single HSJ juga. Lagu yang bagus, salah satu yang paling saya suka. Tapi, saat mendengarnya entah kenapa saya jadi teringat lagu Do It! Now milik Morning Musume. Tanya kenapa?

10. Time
Kalau yang ini malah mirip lagu Korea (?). Bagian awalnya tapi...

11. Score
Ada rap-nya! Saya tak menyangka... XD
Tapi lebih dari itu, ini salah satu lagu yang paling spesial menurut saya. Selain ada rap-nya, detik-detik terakhir lagu ini lumayan mengesankan.

12. Your Seed
Salah satu lagu HSJ yang sudah saya tahu sejak lama..... sekali. Walaupun klipnya agak geje menurut saya, tapi lagunya lumayan.

13. Ai Scream
Judul lagunya kreatif! Kalau dibaca, jadi mirip kata 'ice cream'... *nyem*
Tapi kalau lagunya, mungkin ini lagu yang paling tak saya suka di album ini... T.T

14. Mayonaka no Shadow Boy
Lagu yang menghilang entah kemana, dan baru saya temukan lagi setelah mendownload album ini. Padahal saya yakin dulu pernah menyimpannya... ==
Mirip track no.4, tapi ini lebih keren.

15. Dash!!
Paling cocok jadi opening anime! Musiknya bagus, saya suka! XD

16. Ultra Music Power
Lagu pertama yang saya kenal dari HSJ. Wajar, mengingat ini single pertamanya. XP
Tapi saya baru melihat PVnya baru-baru ini, dan tak menyangka kalau videonya begitu futuristik XD

17. Thank You -Bokutachi kara kimi e-
Nah! Ini baru lagu yang paling saya suka di album ini!
Bagian awal lagu ini merupakan lagu yang sangat bagus, meskipun entah terbawa suasana atau bagaimana, rasanya lagu ini atmosfernya sedih...
Di sekitar akhir menit ke-4, muncul medley-medley dari single-single HSJ yang dibawakan dengan suasana marching band, mirip lagu nomor 1, membuat lagu ini menjadi sangat keren.
Setelah "parade" selesai, barulah ada sepatah-dua patah kata penutup dari personel-personel HSJ... dalam bahasa Jepang tentunya.
Total lagu ini 11:35, menjadikan lagu ini lagu terpanjang di album ini.

Recommended tracks:
-DREAMER
-INFINITY
-Hitomi no Screen
-Ganbaretsugo!
-Memories
-Dreams Come True
-Score
-Mayonaka no Shadow Boy
-Dash!!
-Thank You -Bokutachi kara kimi e-

Kelebihan: Tak akan rugi mendownload maupun membeli albumnya! Kalau biasanya album-album hanya berisi 12 atau 13 lagu, album ini berisi 17 lagu, yang 1 diantaranya durasinya sangat panjang pula. Genre tiap lagunya juga berbeda-beda, mulai dari yang keren, yang bagus, yang indah, sampai yang mirip lagu dangdut. XD

Kekurangan: Ada beberapa lagu yang mirip lagu Hello Project.

Nilai: 9/10



DOWNLOAD LINK

Junjou Romantica (Season 1 dan 2)


Sepertinya sudah lumayan lama saya tidak me-review anime, dan sekarang saya kembali akan me-review sebuah anime, kali ini dari genre yaoi/boy's love (BL).
Anime ini memang sudah lama (sekitar 2-3 tahun lalu), tapi saya baru menontonnya akhir-akhir ini karena baru sempat mendownload, dan juga saya baru mengenal yaoi sejak pertengahan 2008. Walau temanya yaoi, tapi menurut saya tak ditampilkan terlalu eksplisit seperti halnya anime yaoi pada umumnya. Jadi, yah... cocok untuk segala kalangan, asalkan tidak keberatan dengan tema BL, tentu saja.

Cerita dari anime ini berpusat pada 3 pasangan utama yang saling berkaitan satu sama lain, yakni:
1. Junjou Romantica:



Misaki Takahashi (mahasiswa tingkat pertama universitas Mitsuhashi jurusan ekonomi) dan Usami Akihiko (penulis novel yang terkenal, memenangkan penghargaan, namun sangat disayangkan (?) beberapa karya novelnya bertemakan BL). Misaki mendapatkan nilai yang jelek saat persiapan tes masuk Universitas Mitsuhashi, jadi Takahiro, kakak Misaki sekaligus sahabat Akihiko, meminta Akihiko agar mengajari Misaki. Sejak saat itu, Misaki tinggal bersama dengan Akihiko. Kehidupan Misaki pun berubah sejak saat itu.

2. Junjou Egoist:

Kamijou Hiroki (lulusan mahasiswa terbaik dari bagian literatur, mengajar Misaki, sekaligus "sahabat" Akihiko waktu kecil) dan Kusama Nowaki (mahasiswa yang pernah di-tutor oleh Hiroki namun suatu kali ia ke Amerika untuk mengambil jurusan pediatric). Hiroki bertemu dengan Nowaki secara tidak sengaja di sebuah taman. Hiroki, yang waktu itu menangis di taman itu karena masa lalunya bersama Takahiro, menarik perhatian Nowaki, dan mereka pun berkenalan lebih lanjut. Namun suatu kali Nowaki pergi ke Amerika, yang menurut Hiroki, tanpa sebab.




3. Junjou Terrorist:

Shinobu Takatsuki (siswa kelas 3 SMA, yang pernah bersekolah di Australia) dan Miyagi You (atasan Hiroki di kampus, yang pernah menikah dengan Risako, kakak Shinobu, namun telah bercerai). Shinobu sering kali melihat Miyagi di perpustakaan, dan saat Shinobu hendak dirampok, Miyagi pula yang menolongnya. Demikian juga ketika akan ada acara pertunangan kakaknya, Shinobu menemui kembali bahwa Miyagi-lah yang akan menjadi tunangan kakaknya. Akhirnya Shinobu berpikiran bahwa ia memiliki 'takdir' untuk berjodoh dengan Miyagi. Shinobu pun menyatakan cintanya kepada Miyagi. Walaupun awalnya Miyagi menolak dengan berbagai alasan, mulai dari 'tidak normal menyatakan cinta kepada sesama laki-laki', 'perbedaan usia yang terlalu jauh (Shinobu 18 tahun dan Miyagi 35 tahun)', dan seterusnya, tapi Shinobu terus-menerus memberitahu Miyagi bahwa ia mencintai Miyagi dan sudah ditakdirkan berjodoh dengan Miyagi.

Sebenarnya ada satu pasangan lagi, yakni Akihiko dan Hiroki, saat mereka berdua masih kecil. Hiroki yang terus-menerus diberikan les macam-macam oleh orangtuanya stres (?) dan ingin berhenti les, namun ia merasa sayang untuk berhenti. Akhirnya dia kabur dari rumahnya, dan pergi ke tempat rahasia yang ia temukan. Suatu kali Akihiko berada di tempat rahasia itu, dan mereka berkenalan. Akhirnya mereka pun ber'sahabat'.

Kelebihan: Walaupun temanya BL, tapi fokus utamanya bukan pada BL, melainkan pada ceritanya yang memang kompleks. BL di sini, menurut saya, bahkan bukan daya tarik utama anime ini. Kalaupun genre anime ini bukan BL (dalam artian, pasangan 'normal'), anime ini juga tetap menarik untuk disimak. Cerita tiap pasangan yang memiliki keunikan tersendiri (Junjou Romantica yang lebih bersifat komedi romantis, Junjou Egoist dengan Hiroki-nya yang manja, dan Junjou Terrorist dengan Shinobu yang tsundere serta Miyagi yang dewasa) membuat anime ini tambah menarik saja.

Kekurangan: Apa saya yang salah lihat, atau memang benar artwork tokoh Hiroki dan Misaki sangat mirip? Sehingga pertama kali melihat Hiroki, saya mengiranya sebagai Misaki...

Nilai: 9,7/10

Dream

Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba saja waktu tidur saya bermimpi tentang rumah impian saya (mungkin). Karena saya lagi bingung mau post apa, jadi saya ceritakan saja.
Rumah yang tidak terlalu besar, mungkin hanya seluas rumah saya sekarang. Di mimpi itu hanya ditunjukkan ruang keluarga, sih. Dan satu ruang tidur utama, yang entah kenapa mirip sekali dengan kamar tidur utama di rumah saya sekarang, ketika masih dimiliki pemilik yang lama. Di ruang keluarga itu terdapat sebuah televisi layar datar ukuran besar dengan meja TV putih yang menopangnya. Di dekat TV itu hanya ada bantal-bantal dan sebuah karpet. Di samping kiri TV, ada grand piano (warna hitam, sayangnya), dan di mimpi itu saya memainkan piano tersebut. Di samping kiri grand piano, ada dinding yang dibuat menjadi seperti lemari kaca (bagaimana menjelaskannya, ya...) dan lemari itu berisi buku-buku yang jumlahnya sangat banyak. Di belakang TV, ada pintu dan jendela besar yang menghadap ke arah balkon. Di samping TV ada tangga, mirip rumah saya sekarang. Dan di belakang TV ada beberapa pintu yang kelihatannya berupa kamar-kamar.

Open House!

Sabtu 24 Juli lalu, sekolah saya mengadakan open house. Kali ini open house yang diadakan bertema "word search", yakni permainan mencari kata-kata yang terdapat dalam kumpulan huruf-huruf. Sesuai dengan apa tujuan yang diharapkan dari OH ini, yakni mengajak anak-anak kelas X untuk memilih kegiatan Sabtu yang akan mereka ikuti dengan benar. Karena, kalau salah memilih, susah untuk mengubahnya. Apalagi kalau dari kelas XI ke kelas XII, sudah tak bisa diubah lagi.
Saya sendiri mengikuti kegiatan bahasa Jepang (ya, tentu saja ==V) dan graphic design. Tapi saya lebih membantu anak-anak dari kelas bahasa Jepang lainnya untuk membuat hadiah ramalan berupa boneka washi dari kertas kado dan origami, serta origami burung bangau yang ditusuk bendera Jepang kecil dari tusuk gigi dan label yang diberi bulatan merah dengan spidol sehingga menyerupai lambang bendera Jepang. (bahasa saya tidak efektif ya... )
Seperti OH tahun-tahun sebelumnya, yang akan mempertunjukkan pembukaan adalah gamelan Bali, TPSU, dan marching brass. Sedangkan setelah pembukaan, ada stand-stand dari berbagai kegiatan, yakni berbagai kegiatan bahasa (Nihongo, Deutsch, Dutch, Hanyu Pinyin (?), etc.) dan humaniora (vocal group, math club, dsb) yang telah dijaga oleh beberapa siswa, yang siap membagi-bagikan brosur kegiatan mereka, serta mempertunjukkan kegiatan mereka. Berbagai cara dilakukan, misalnya stand bahasa Korea yang menunjukkan koleksi CD Super Junior dan FT Island, serta menampilkan PV Super Junior di stand mereka. Kemudian sinematografi misalnya, membagi-bagikan popcorn (yang lumayan banyak, dan GRATIS!) kepada orang yang lewat di stand tersebut. Beberapa kegiatan "unggulan" seperti Bahasa Jerman dan marching brass malah menunjukkan video dan/atau foto-foto kegiatan mereka: ikut Grand Prix Marching Brass, summer/winter camp ke Jerman, dsb.

Sabtu, 24 Juli 2010

Ookami-san to Shichinin no Nakama-tachi


Anime yang diangkat dari light novel karangan Masashi Okita ini bercerita tentang sebuah klub "penolong" di Otogi High School Bank. Klub ini beranggotakan 9 orang, yakni: Ookami Ryouko (seorang gadis yang galak seperti serigala/ookami), Akai Ringo (teman sekamar Ryouko yang manis dan lucu, namanya berarti "apel merah" dan penampilannya seperti Little Red Riding Hood), Morino Ryoushi (anak yang mengidap fobia jika ditatap orang, namun dia seorang pemburu yang memiliki senjata berupa ketapel), Liszt Kiriki (ketua klub yang hobi crossdressing), Alice Kiriki (sepupu Liszt yang merupakan sekretaris klub), Tsurugaya Otsuu (maid yang tergila-gila untuk membalas kebaikan orang lain), Urashima Taro ("pecinta wanita"), Ryugu Otohime (orang yang tergila2 pada Taro), Majolica Ie Fay (penyihir dan ilmuwan aneh). Cerita dalam anime ini merupakan parodi dari dongeng-dongeng, seperti Cinderella, Kelinci dan Kura-kura, dll.

Kelebihan: Ceritanya lucu, idenya unik. Banyak karakter yang dejavu, baik dari cerita anak-anak (contoh: Akai Ringo, Urashima Taro) maupun dari anime (contoh: Morino Ryoushi yang mirip Araragi dari Bakemonogatari), membuat anime ini makin menarik.

Kekurangan: Bingung saya akan ratingnya. Dibilang anime anak-anak, bukan... karena ada fanservicenya (walau tak banyak). Tapi dibilang anime untuk remaja dan dewasa juga ceritanya terlalu seperti dongeng...

Nilai: 9,5/10

Senin, 12 Juli 2010

YUI-Holidays in The Sun


versi CD + DVD










versi CD (tanpa DVD)














Sebenarnya baru keluar tanggal 14 Juli nanti, namun saya sudah mendapatkan link downloadnya. Akhirnya saya memutuskan untuk mendownloadnya sekarang saja, supaya bisa cepat-cepat di-review. XD
NB: YUI disini berbeda dengan Yui di entri sebelumnya, ya... Biarpun nama Yui di Angel Beats terinspirasi dari nama YUI (penyanyi) ini sih...

1. to Mother
Lagu YUI yang paling saya suka sekarang. (kalau LIFE, jujur sekarang saya sudah agak bosan). Satu-satunya lagu YUI sampai sekarang dimana ada piano dari awal sampai akhir. Namun saya merasa lagu ini kurang cocok jadi track pembuka.

2. Again
OST dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood ini sempat menjadi 20 besar OST anime terbaik versi Animage Grand Prix (sumber: Animonster). Lagu yang lumayan susah dinyanyikan, tapi YUI bisa menyanyikannya dengan baik dan dengan teknik yang bagus pula. Menurut saya, lagu ini lebih pantas jadi track pembuka dibandingkan to Mother.

3. Parade
Lagu yang lumayan singkat, dengan durasi hanya 2:52. (Entah kenapa lagu-lagu di album kali ini lumayan singkat semua). Lagu ini sangat cocok untuk nge-jam, menurut saya, karena relatif mudah dinyanyikan, nadanya sederhana, tapi bagus.

4. es.car
Lagu selain single yang paling saya suka di album ini. Dari awal, ketika melihat judulnya yang unik, saya langsung teringat CHE.R.RY, lagu YUI yang juga ditulis dengan cara unik seperti ini. Namun ternyata kedua lagu ini sangat berbeda. Kalau CHE.R.RY terkesan santai, lagu es.car lebih nge-rock, namun instrumen biola dan piano yang ditambahkan di lagu ini membuat lagu ini terdengar indah sekaligus keren. Perpaduan yang unik.

5. Shake My Heart
Bagian awal membuat saya teringat akan lagu-lagu Tokyo Jihen yang agak jazzy. Tapi di bagian reff saya jadi teringat salah satu lagu Stephanie, atau mungkin... lagu Garudemo yang judulnya Highest Life. Cocok didengarkan pada malam hari.

6. GLORIA
Single YUI yang paling saya ingat di album ini, karena ketika mendengar ini, pasti saya langsung teringat event gathering YUI-Indo yang diadakan 10 April lalu. (Tak terasa sudah 3 bulan berlalu dari saat itu...). Sebenarnya, dibanding versi aslinya, sekarang saya lebih suka versi akustik a.k.a. versi pianonya. Lagu yang agak unik menurut saya, karena dibuka dengan "a a a a a aaa~", lalu di reffnya ada "yai ai ai ai ai" atau semacamnya.

7. I do it
Lagu ciptaan YUI yang sebelumnya sudah dipopulerkan Stereopony, dan sekarang YUI menyanyikannya sendiri. Saat pertama kali mendengar versi Stereopony, dan mengetahui bahwa lagu ini ciptaan YUI, saya langsung membayangkan YUI menyanyikan lagu ini. Dan ternyata... hasilnya memang sama persis dengan bayangan saya. XD
Hanya saja, saya kurang suka dengan nada tinggi di awal baris tiap reffnya. Rasanya kurang cocok dinyanyikan YUI, di bagian itu. Tapi selebihnya cocok, kok.

8. Please Stay With Me
Lagu yang menenangkan... dan romantis. Hampir-hampir seperti lagu versi akustik. Saya menantikan lagu ini dibuat versi akustiknya, pasti lebih menenangkan lagi. Saya memang belum melihat PV-nya, tapi saya sudah membaca fanfiction salah satu teman saya yang terinspirasi dari PV lagu ini. Sepertinya PV-nya bagus.

9. Summer Song
Kebalikan dari lagu GLORIA yang bernuansa musim dingin, lagu Summer Song bernuansa musim panas. Lagu yang merupakan single terlama di album ini (karena dibuat sebelum YUI hiatus waktu itu) bertempo cepat dan menyenangkan.

10. Cinnamon
Pertama kali mendengar, saya langsung merasa lagu ini sangat cocok didengarkan di mobil saat mobil melaju cepat di jalan tol, karena temponya. Lagu ini sepertinya juga cukup mudah dinyanyikan karena nada dasarnya yang cukup rendah untuk ukuran lagu YUI, dan durasinya yang hanya 2:56.

11. Driving Happy Life
Saya kira lagunya seperti gabungan dari Driving Today, Happy Birthday to You You, dan Life. Tapi sepertinya saya salah. Mungkin lebih tepat kalau lagu ini dijadikan opening anime. Lumayan cocok.

12. It's All Too Much
Lagu yang mempunyai tempo cepat, namun tetap bagus, yang sebenarnya kurang cocok diletakkan di bagian akhir album. Saya paling suka saat interlude di 2:50 atau sekitar itu.

13. Kiss Me
Lagu bertempo santai, yang bagian reffnya mengingatkan saya pada bagian awal lagu terakhir di album I Loved Yesterday, yakni Am I Wrong?. Di forum YUI-Indo banyak yang menanti-nantikan lagu ini karena judulnya yang menurut mereka bikin penasaran (walau saya lebih penasaran dengan es.car, dan ternyata rasa penasaran itu tak sia-sia). Tapi ternyata lagu ini nothing special, menurut saya.

Recommended tracks:
-to Mother
-Again
-es.car
-GLORIA
-I do it
-Please Stay With Me
-Cinnamon
-It's All Too Much

Kelebihan: YUI cukup banyak membuat eksperimen baru di album ini dibandingkan album-album sebelumnya yang cenderung monoton, antara lain dengan menambahkan nuansa baru seperti di Shake My Heart atau dengan perpaduan yang tidak biasa seperti di es.car.
Kekurangan: Rentang waktu antara I Loved Yesterday dengan album ini lumayan jauh, membuat teknik bermusik YUI di Summer Song menurut saya agak ketinggalan dibandingkan 12 lagu lainnya. Selain itu, walaupun semua lagu barunya bagus, lagu yang benar-benar spesial bagi saya hanya es.car, diikuti dengan Please Stay With Me dan Cinnamon.

Nilai: 8,2/10

DOWNLOAD HERE
credit to: uploader (orang yang namanya ada di link download tsb)

Keep the Beats!



Album yang berisi insert song anime Angel Beats, ditambah sejumlah lagu baru. Penyanyinya adalah Girls Dead Monster atau yang biasa disingkat Garudemo. Sayangnya, Iwasawa (singing seiyuu: Marina) tidak bernyanyi di sini, melainkan Yui (singing seiyuu: LISA).

1. Crow Song (Yui Ver)
Lagu yang aslinya dinyanyikan oleh Iwasawa ini dinyanyikan kembali oleh Yui. Tak ada perubahan yang berarti, kecuali pada singing seiyuunya.

2. Thousand Enemies
Lagu yang sudah pernah muncul menjadi single sebelumnya. Saya lumayan menyukai lagu ini, tapi saya kurang suka bagian reffnya.

3. Shine Days
Lagu yang bagus, dan saya paling suka di bagian paling akhirnya. Bagian awalnya juga, gitarnya bagus.

4. 23:50
Lagu baru pertama dari album ini. Lumayan bagus. Saya bertanya-tanya kenapa judul albumnya seperti ini.

5. Run with Wolves
Lagunya lumayan cepat, tapi tidak mengurangi keindahan lagu ini.

6. Morning Dreamer
Tempo lagu ini agak santai dibandingkan lagu sebelumnya, memberi kesan menenangkan.

7. Rain Song
Enak untuk didengar. Santai, tapi bagus.

8. Alchemy (Yui Ver.)
Lagi-lagi lagu Iwasawa yang dinyanyikan ulang oleh Yui. Entah kenapa saya lebih suka versi Iwasawa, mungkin karena lebih powerful.

9. Ichiban no Takaramono
Salah satu lagu yang paling saya suka. Ending Angel Beats episode 13 ini dinyanyikan hanya dengan gitar akustik, tapi tetap saja bagus dan mengharukan.

10. Little Braver (Album Ver.)
Kok saya belum pernah mendengar lagu ini sebelumnya, ya?
Tapi, lagu ini bagus, kok. Cocok jadi ending anime, sepertinya XD

11. My Song (Yui Ver.)
Lagu yang paling saya suka, dan dinyanyikan ulang Yui setelah sebelumnya dinyanyikan Iwasawa. Di versi Iwasawa lagu ini full gitar akustik, tapi di sini sejak sebelum reff, ditambahkan instrumen lain, dengan vokal latar di bagian reffnya.

12. My Soul, Your Beats (Garudemo Ver.)
Alias My Soul, Your Beats rock version. Saya sebenarnya kurang suka versi ini, karena versi aslinya memakai piano.

13. Brave Song (Garudemo Ver.)
Lagu aslinya indah dan menenangkan, tapi setelah diremake jadi agak nge-rock, kesannya jadi santai. Salah satu lagu yang saya rekomendasikan.

Recommended tracks:
-Thousand Enemies
-Shine Days
-23:50
-Morning Dreamer
-Rain Song
-Ichiban no Takaramono
-Little Braver
-My Song (Yui Ver.)
-Brave Song (Garudemo Ver.)

Kelebihan: Garudemo memang selalu bagus dalam tiap lagu-lagunya, termasuk album ini.

Kekurangan: Ada beberapa lagu yang menurut saya lebih cocok dinyanyikan Iwasawa dibandingkan Yui.

Nilai: 8/10

DOWNLOAD HERE

A Trip to China (8)-Shopping

Pagi-pagi, setelah makan pagi, kami berjalan kaki ke Luohu Shopping Mall yang terletak dekat hotel. Mungkin awalnya, kalau tak didelay, kami akan belanja di sini pada malam hari. Tapi, pagi itu, kami hanya punya waktu 1 jam untuk berbelanja. Kebetulan toko-toko tak banyak yang sudah buka, jadi kami kebanyakan berbelanja di lantai 1.
Setelah itu kami makan siang lagi di restoran King Steak. Ini adalah makan siang terakhir kami bersama rombongan tur yang lain. Ah, ya, akhirnya saya tentu saja tak jadi memainkan piano putih itu...
Bus pun berangkat, kali ini menuju bagian imigrasi yang merepotkan, karena harus menaikkan dan menurunkan koper berulang kali untuk diperiksa. Tempat terakhir yang kami kunjungi sebelum pulang ke Jakarta adalah bandara Hongkong. Kami diberi kesempatan untuk berbelanja di sana, kalau mau. Tapi sayangnya keluarga saya lupa membawa dollar Hongkong sehingga batallah acara berbelanja saya kali itu.
Penerbangan dimulai sore hari, jadi saya bisa memotret awan pada saat menjelang malam hari, yang sangat indah. Lagi-lagi, pesawat untuk pulang ini adalah pesawat yang besar, seperti pada saat berangkat. Jadi saya bisa mendengarkan lagu Jepang dan lagu klasik dari TV yang ada di pesawat ini, dan kadang bermain game Bookworm Deluxe (ah, saya kangen sekali game ini dimainkan di PC...), Luxor (game favorit saya di PSP, namun tamat pada level 14-7... hiks...), serta menonton film (sayang pada saat di tengah-tengah saya tak sengaja memencet tombol "stop", jadi film harus diulang dari awal dan saya terlalu malas mengulangnya). Menjelang mendarat, pemandangan kota Jakarta malam hari yang disuguhkan juga tidak kalah indahnya dengan pemandangan malam kota Shenzen, yang saya lihat malam sebelumnya.
Pesawat mendarat di bandara Soekarno-Hatta, dan berakhirlah perjalanan kami sepanjang 8 hari ini.