Senin, 17 Agustus 2009

Kisah Tidak Penting Nan Kurang Kerjaan Part 2: About Auchisuya (2)

Anggota Auchisuya *dilihat dari sisi saya* (sebelumnya maaf kalau ada yang tertukar karena ingatan saya yang kurang baik (?)):

1. Chuchiz: kakek dari keluarga Auchisuya, namun dalam dunia nyata merupakan member termuda nomor 2 setelah Rinrin. Satu dari sekian pengikut aliran "Tsuhoku" yang ada di Auchisuya, dan kalau terhadap saya, kami seringkali tidak nyambung, entah kenapa. Satu hal yang paling saya ingat adalah beberapa hari yang lalu, kakek bilang bahwa saya adalah "koibito" nya Haku... =="

2. Sadako Yui: nenek dari keluarga Auchisuya, di dunia nyata merupakan Chuchiz no koibito. Tak banyak yang saya ketahui tentangnya, karena ia jarang menampakkan diri. Padahal saya ingin bertanya mengapa namanya ada "Yui" nya, apa ada hubungan dengan YUI yang penyanyi Jepang fave saya itu?

3. Fuu: papa dari keluarga Auchisuya, namanya Fuuruta tapi biasa disebut Fuu. Sepertinya nama aslinya Devi dan merupakan pengikut aliran "Nosei" *dilihat dari namanya di FB*. Awalnya saya kira dia laki-laki tapi ternyata perempuan. Merupakan "partner" yuri dari Deiji.

4. Caesar: paman dari keluarga Auchisuya, sedang kuliah di Malaysia, jurusan *lupa*. Dari temannya yang bernama Drey a.k.a. Andri (?) diketahui bahwa paman sangat menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan Bleach. Dan paman adalah teman SMA dari Gilank.

5. Dei: mama dari keluarga Auchisuya, namanya Deiji tapi nama aslinya seperti nama bunga (Daisy/Desi/apapun yang bacanya "desi"). Pengikut aliran "Tsuhoku" juga. Member yang saya temui nomor 2 paling awal setelah Minachi, dan mama yang menularkan saya pada hal bernama "YAOI". Pencinta yaoi, yuri, dan segala hal yang berbau "darah". Pengikut aliran "Tsuhoku".

6. Shii: saya sendiri. Nama aslinya *beep*, senang menggambar chibi walau merasa bahwa gambarnya tak sebagus yang lainnya. Belum pernah cosu tapi ngebet banget pengen ikut cosu. Sering membawa Death Note. Pengikut aliran "Teru-teru Bozu", aliran yang bersahabat dengan aliran "Tsuhoku".

7. Minachi: orang yang paling awal saya temui di Auchisuya, sekitar 1 tahunan lalu. Maniak Minato Arisato. Pas saya bertemu dengannya ternyata orangnya imut baik suara maupun penampilannya, hal itu telah disetujui oleh banyak orang yang saya tunjukkan foto Minachi pada mereka. Bahkan ada yang mengaku bahwa dia naksir Minachi.

8. Gilank: orang ketiga yang saya temui paling awal di Auchisuya, kakak tertua di Auchisuya. Menurut saya gambarnya paling bagus diantara yang lain *dikeroyok yang lain*, dan suka dengan segala berbau yuri serta Hinagiku Katsura dari Hayate no Gotoku.

9. Rinrin: member termuda Auchisuya, yang saya tahu darinya adalah dia selalu ceria dan senang ber-cosu ria. Perbedaan usianya lumayan jauh dibandingkan anggota Auchisuya ke-2 termuda (kakek).

10. Neko: pertama kali saya kira bahwa dia adalah seorang di sekolah yang juga dipanggil Neko. Senang membaca komik2 pairing yaoi terutama dari Death Note.

11. Wafiq: pengikut partai "Tsuhoku" juga,

12. Vania: satu dari sekian anggota Auchisuya yang gemar menge-tag foto-foto anime dan mencocokannya dengan anggota Auchisuya. Suka yaoi juga...

13. Gracia: sepupu kedua dari keluarga Auchisuya, member yang tinggal di Bandung selain Rinrin. Bandung kota anime! *ga nyambung*

14. Haku: sepupu pertama dari keluarga Auchisuya, merupakan member ke-14. Member tertua di Auchisuya dengan perbedaan umur yang cukup jauh dengan member ke-2 tertua di Auchisuya yaitu Gilank. Satu-satunya member yang saya rekrut, yang diterima ketika saya mengajaknya untuk bergabung, setidaknya sampai saat ini. Pecinta visual kei terutama Gazette, dan pengikut aliran "Teru teru Bozu" *lagi-lagi saya yang mengajak*. Sering berbicara istilah "alien" dan "manusia" pada saya, namun bukan occult, arti sebenarnya dirahasiakan.

Sekian~

Kisah Tidak Penting Nan Kurang Kerjaan Part 2: About Auchisuya (1)

Kalau anda melihat nama saya di Facebook beberapa bulan terakhir ini, anda akan menjumpai bahwa saya sering berganti-ganti nama, mulai dari Shin Yurihara sampai sekarang Yukiko Shirayama. Namun yang mendasari semuanya adalah:
1. di nama pertama dan nama tengah ada suku kata yang berasal dari nama asli saya
2. di nama belakang selalu ada kata "Auchisuya"

Apa itu Auchisuya? Di sini saya akan menjelaskan semua tentang Auchisuya yang saya ketahui.

Auchisuya. Menurut semua orang yang pernah saya ajak bergabung (walaupun akhirnya sampai saat ini diantara semuanya cuma ada 1 yang berhasil jadi anggota), kedengarannya seperti nama klub Jepang. Namun sebenarnya Auchisuya bukanlah sebuah klub Jepang, melainkan nama keluarga.

Keluarga? Ya, semacam main keluarga-keluargaan begitu, seperti yang sering saya temui baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Auchisuya sendiri adalah modifikasi dari kata autis (yang kalau dibaca dalam bahasa Jepang menjadi auchisu) dan tambahan -ya agar terlihat seperti nama keluarga.

Saat ini anggota Auchisuya ada 14 orang, dengan jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Tapi ke depannya saya akan membuat perbandingan perempuan dan laki-laki di sini seimbang.

Sejarah berdirinya Auchisuya *sampai anggotanya 13 orang* akan diceritakan kemudian, sedangkan sejarah penambahan 1 orang anggota itu akan saya ceritakan lebih lengkap pada part 2.

Silsilah Auchisuya: *diagram tak tersedia*

Auchisuya terdiri atas 1 kakek (Chuchiz), 1 nenek (Sadako Yui), kemudian mereka mempunyai 2 anak (Fuu dan Caesar).

Fuu pun menikah dan mempunyai istri bernama Deiji. Mereka mempunyai 7 orang anak yaitu *ga urut* Shii (alias saya), Minachi, Gilank, Rinrin, Neko, Wafiq, dan Vania.

Dari sisi Caesar, ia belum menikah (?) tapi sudah mempunyai 2 orang anak yaitu Gracia dan Haku.

Walaupun silsilahnya begini, tapi sebenarnya silsilahnya tak ditentukan berdasarkan umur, karena member termuda Auchisuya sampai saat ini adalah Rinrin sedangkan member tertuanya adalah Haku.

Syarat untuk masuk ke Auchisuya adalah "otaku yang autis" XD

Tentang Diary

Beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman kelas XI mengikuti pelatihan Bina Dewasa, nama samaran dari "Penyuluhan Seks" di sekolah saya tentunya.

Secara singkat acara menurut saya berlangsung biasa-biasa saja. Acara berlangsung selama 2 hari.

Demi menghindari hal-hal yang bersifat erotis (?) atau melecehkan, saya tak akan membahas itu.

Yang akan saya bahas di sini adalah tentang salah satu kejadian dalam pelatihan tersebut.

Jadi di acara itu ditanyakan, "siapa yang masih menulis diary?" dan hanya ada 1 orang yang menjawab, tak termasuk saya.

Kenapa? Karena menurut saya konsep blog ini tak seperti diary, walau banyak orang mengatakan demikian.

Daripada diary mungkin menurut saya ini lebih mirip jurnal dan beberapa resensi.

Kalau di diary, hal-hal yang diceritakan lebih banyak, setiap hari update, dan bahkan kejadian-kejadian kecil pun kita tuliskan.

Misalnya, hadiah ulang tahun untuk "seseorang" yang sudah berulangtahun sejak 1 bulan lalu dan bahkan belum saya kirim sampai sekarang hadiahnya. Saya akan memberikannya diary saya. Dalam diary itu saya akan menuliskan lengkap kisah dan perasaan saya terutama yang berkaitan dengan "seseorang" itu yang saya alami sepanjang hari itu. Namun, mungkin saya terancam tak memberikannya karena hubungan kami sudah merenggang dan saya sudah sangat jarang berhubungan dengannya sehingga saya kekurangan ide untuk menulisnya.

Berbeda dengan blog, dulu memang setiap hari update, namun sekarang hanya update jika ada kejadian yang menurut saya agak penting saja.

Kisah Tidak Penting Nan Kurang Kerjaan Part 1 : About My Classmates @ My English Course

Bingung mau nulis apa lagi...
Akhirnya saya memutuskan untuk menceritakan secara singkat *halah* kesan dan pesan saya kepada beberapa teman les saya yang 1 kelas di tempat les bahasa Inggris saya, LIA Kelapa Gading.
Kenapa teman les dan bukan teman sekolah? Karena kalau dipikir-pikir, teman sekolah hanya bersama-sama sekitar 1 tahunan saja,sedangkan ini bisa saja sampai saya lulus dari tempat les bahasa Inggris tersebut, alias sekitar 2 tahunan.
Juga karena jumlahnya JAUH lebih sedikit, karena kalau kebanyakan saya juga jadi malas XD

Sedikit info, walaupun tempat duduknya bebas alias tidak diatur, tapi secara tak langsung lama kelamaan posisi tempat duduk itu membentuk pola tertentu dimana urutan duduknya itu-itu saja. Saya sendiri juga ikut termasuk dalam pola itu.

NB: Saya juga akan memberikan kesan dan pesan terhadap diri saya sendiri, dan untuk yang tidak disebutkan jangan marah ya.... Mungkin saya lupa kalau anda ada *dibuang ke kutub utara*

Ya... kita mulai dari yang tempat duduknya paling dekat dengan pintu sampai yang paling jauh dari pintu (karena tempat duduknya memutar)...

1. *******: dikenal juga dengan shii_chan, sang penulis blog ini. Untuk menghindari kenarsisan sebaiknya saya tidak menceritakan lebih lanjut. X3

2, 3, 4. (soalnya kadang mengacak juga sih, tergantung datangnya, siapa cepat dia dapat, begitu mungkin?)

Selvi: alias Ryevisch kalo di YUI-indo (nama forum dimana saya paling aktif saat ini). Saya tak menyangka bahwa ternyata dia anak YUI-indo!! Artinya gath tiap 1 minggu sekali... XD *udah menghadiri berapa gath ya saya?? XD* Tapi dia tak terlalu aktif....
Valen: waktu kelas 10 sekelas sama Selvi, tapi kelas 11 mereka pisah jurusan. Sekolahnya sama-sama di SMAN 13, dan sepertinya (?) ia yang paling pintar diantara sekian orang di kelas saya.

Ayu: satu sekolah dan satu angkatan dengan Selvi dan Valen. Dari kelas 10 sudah memilih di jurusan internasional (maksudnya bahasa pengantar di sekolahnya Inggris), tapi bisa berteman dengan mereka berdua karena katanya mereka masing-masing pernah sekolah di sekolah Kristen.

5,6,7,8. (ngacak juga)

Irene: sebenarnya tak tahu ejaan namanya begini atau bukan, tapi anggap saja begini ejaannya... ==" sekolah di DBB (Dharma Budhi Bakti).

Dara: sekolah di SMAN 52 *kalau ga salah*. Sering digosipkan dengan Billy (siapa orang ini akan diceritakan kemudian).

Rieza: sekolah di.... *lupa*. Mungkin tak banyak yang saya ketahui tentangnya?

Shinta: adik kelasnya Dara kalau tak salah...

9. Dea: kalau tak salah juga sekolah di SMAN 13, tapi kelas 3 SMA. Berjilbab, dan selain itu tak banyak lagi yang saya ketahui tentangnya.

10. Siti Rahmayanti: entah kenapa selalu dipanggil begini oleh guru-guru les... Sepertinya nomor 2 rajin di kelas (karena saya sering melihatnya mencatat pelajaran)

11. Niko: ga tau nama lengkap juga ejaannya, apakah pake "c" atau "k" XD. Sebenarnya dia duduknya tak bersebelahan dengan siapapun karena selalu duduk di baris yang lebih depan dari yang lainnya. Paling rajin di kelas (karena selalu mengerjakan semua PR, baik PR les maupun PR sekolah), kepintarannya belum diketahui... mungkin saja ia yang paling pintar di kelas? Padahal (?) dia baru kelas 2 SMP kalau tak salah

12. Budi: sekolahnya di Kanisius. Salah seorang guru pernah mengatakan bahwa penampilannya jauh lebih muda dari umurnya. Dari FBnya diketahui bahwa dia sangat lebay.

13-terakhir *ga hafal urutannya, kadang juga mengacak*

Billy: orang yang sering digosipkan dijodohkan dengan Dara walau kebenarannya belum saya tahu pasti. Sepertinya termasuk dalam golongan alay (?)

Matias: salah satu dari orang di kelas yang penampilannya lebih tua dari umurnya. Tak banyak yang diketahui tentangnya.

Endi: lagi-lagi saya tak tahu cara menulis namanya benar atau salah. Sekolah di SMAN 8, rumahnya pun berjauhan masing-masing dari tempat les sekaligus sekolahnya (keliling Jakarta donk ya)

Hari: saya lupa namanya.... benar ga ya namanya Hari?XD Punya suara yang paling "khas" diantara 1 kelas. Dan kalau tak salah, ketua OSIS di sekolahnya.

Ridho: menurut saya, kelihatan paling muda diantara 1 kelas, tak tahu apa kenyataannya demikian atau tidak.

Florich: karena namanya susah jadi saya tak yakin ejaannya bagaimana.... Tak pernah datang lebih pagi alias selalu telat masuk les entah kenapa, dan hampir selalu sendirian (tapi tak separah Niko sepertinya)

Sekian~~

Rusaknya HP Saya

HP saya yang baru... W595i. Kalau mau tahu seperti apa bentuknya, cari saja di Google atau search engine lainnya XD

Jadi singkat cerita, entri ini juga memuat semacam "pengaduan konsumen" XD

Saya sudah membeli HP ini sejak 27 Juni yang lalu. Hanya 3 hari berselang, tiba-tiba HPnya hang mendadak. Ketika dicharge muncul tulisan "baterai asing". Saat itu saya tak mempunyai waktu untuk memperbaiki HP itu ke service center karena harus pergi ke Singapore dari hari Selasa hingga Jumat. Hari Sabtunya barulah saya bisa memperbaiki HP itu. Dan untungnya, bisa benar kembali, walaupun saya harus mengembalikan data-data saya satu-persatu yang hilang disebabkan karena HP yang rusak itu.

Tepat 5 minggu kemudian, di hari Sabtu setelah saya pulang dari les Bahasa Inggris, tiba-tiba HP saya rusak kembali tanpa sebab. Saya kira kerusakannya sama dengan yang pertama. Tapi ternyata, ketika dicharge HPnya menyala bahkan muncul ke menu utama. Hanya saja setelah itu langsung hang kembali.
Esoknya pun saya membawa ke service center dan HP saya harus diformat ulang lagi. Bahkan salah seorang teknisi sempat menjanjikan akan mengganti mesin HP saya dengan mesin HP baru kalau seandainya HP saya rusak lagi. Ia juga sempat berkata bahwa mungkin juga kerusakan HP saya disebabkan oleh virus. Yah mungkin itu bisa jadi benar juga, mengingat komputer saya bervirus dan saya sering meng-copy data dari komputer ke HP, begitu pula sebaliknya.

Tapi, pada hari ini, saya kembali menemui gejala kerusakan. HP saya sempat hang beberapa saat namun kemudian betul lagi. Padahal saya belum pernah menggunakan HP ini untuk mentransfer data.

Apa akhir dari kisah ini? Kita tunggu saja...

Open House

Hari kedua sampai keempat (Rabu-Jumat) dalam minggu pertama sekolah adalah persiapan Open House.

Hari kedua jam pertama sampai jam ketiga ada evaluasi, tapi saya lupa evaluasi apa. Kemudian jam keempat sampai jam kelima pelajaran biasa yaitu Olahraga. Saat itu karena merasa kurang enak badan sehingga saya memutuskan untuk beristirahat di UKS saja.
Jam keenam dan seterusnya adalah persiapan Open House. Mulanya saya bingung mau ke stand Bahasa Jepang atau Web Design, tapi akhirnya setelah bertemu dengan Yuujin dan beberapa orang lainnya, akhirnya saya memutuskan untuk ke Web Design saja dulu. Ternyata di Web Design tak ada kerjaan, sehingga sambil menganggur saya dan lainnya yang Web Design sekaligus Bahasa Jepang, membantu stand Bahasa Jepang membuat suvenir dengan menggambar. (saya merasa gambar saya paling jelek T.T)
Kemudian saya kembali ke stand Web Design dan.... tak ada kerjaan lagi. Akhirnya saya mengisi sisa waktu sebelum pulang sekolah dengan melihat-lihat fanart Hetalia nya Yuujin XD

Hari ketiga jam pertama sampai ketiga diisi dengan pelajaran biasa. Kemudian saya lagi-lagi mempersiapkan Open House. Dan karena Web Design lagi-lagi seperti tak ada kerjaan,jadi saya ke Bahasa Jepang lagi.

Hari keempat full persiapan Open House. Kali ini saya tidak mengunjungi stand Web Design sama sekali. Dari pagi sampai pulang di stand Bahasa Jepang. Oh ya, anak-anak Web Design pada waktu itu diminta mengumpulkan karya mereka, saya mengumpulkan template web dalam USB. Dan sampai sekarang USB saya itu masih hilang entah kemana. Padahal [s] banyak gambar dosanya[/s] banyak data pentingnya. Untung saja saya masih punya copy-annya, 100%, di laptop yang saya gunakan ketika menulis entri ini! XD

Hari kelima... Open House. Secara keseluruhan berjalan lumayan lancar....

Masuk Sekolah!!

Seperti yang kita tahu bahwa tanggal 13 Juli yang lalu adalah permulaan hari pertama sekolah bagi sekolah di Indonesia pada umumnya.
Namun sekolah saya tak termasuk di antaranya. Saya baru masuk tanggal 21 Juli.

Tanggal 19 dan 20 Juli saya bahkan masih berlibur di Puncak dan Bandung karena long weekend dan juga itu merupakan hari -hari terakhir liburan sebelum masuk sekolah.
Karenanya saya bahkan belum sempat melihat daftar nama murid tahun ajaran ini, tak seperti biasanya dimana biasanya hari Senin sekolah, hari Kamis atau Jumatnya saya sudah datang ke sekolah untuk melihat daftar nama sekaligus "pemanasan" sebelum masuk sekolah.

Tapi untunglah pada tanggal 20 Juli sore, setelah bertanya sana-sini lewat SMS dan FB dan jawabannya tak terlalu memuaskan, dari Bandung saya langsung pergi ke sekolah tanpa pulang ke rumah terlebih dahulu untuk melihat daftar nama.
Saya pun mencari-cari nama saya di daftar nama. Dan saya menemukan nama saya berada di kelas XI IPA 2. Ternyata anak-anak yang ada di kelas itu sepertinya lumayan juga, pikir saya waktu itu.

Hari pertama sekolah diisi dengan perkenalan. Wali kelas saya ternyata adalah guru Fisika saya pada saat saya masih di kelas X. Sedangkan untuk teman-teman sekelasnya, 6 diantara teman sekelas saya di kelas XI adalah teman sekelas saya di kelas X.
Dan yang paling mengejutkan adalah, salah satu teman sekelas saya di kelas XI ini adalah teman saya yang walau tak sekelas di kelas X, tapi berteman dengan saya, walau pada saat bulan Desember sampai Juni kami mengalami miskomunikasi.

Setelah itu kami semua berkumpul di aula menurut kelas masing-masing. Rasanya aneh ketika pertama kali diabsen menurut kelas kemudian saya disebutkan kelas XI IPA 2 bukannya kelas X5 seperti dulu.
Kami pun dijelaskan mengenai tata tertib baru yang telah disesuaikan sesuai request para murid. Kemudian kami menonton semacam drama monolog dari anak kelas 1 SD Santa Ursula (lupa namanya) yang menceritakan tentang riwayat hidup Santa Angela.

Lalu setelah itu kami kembali ke kelas masing-masing sementara kelas X memulai MOS mereka.

Setelah istirahat, kami dijelaskan tentang syarat-syarat kenaikan kelas. Ternyata untuk mata pelajaran program nilai minimalnya adalah 75, sedangkan lainnya selain IPA dan Matematika yang menjadi mata pelajaran program, adalah 70. *bagaimana dengan olahraga saya? T0T*

Setelah itu kami ke kelas untuk membereskan pembelian buku pelajaran (yang sebenarnya bahkan sampai ini ditulis pun, urusannya masih belum selesai juga). Lalu kami istirahat kedua dan setelah itu kelas XI dan XII mempersiapkan Open House yang akan diadakan pada hari Sabtu.

Timbunan Entri.... XD

Yah, sudah berapa lama ya sejak terakhir kali saya mengepost entri di blog ini...

Sebenarnya sih ada beberapa yang sudah saya simpan di laptop saya tapi belum saya post-kan karena keterbatasan waktu.

Dan sekarang, saya memutuskan untuk mengepost-kan semuanya sekaligus. XD

Selamat membaca...