Minggu, 29 Juli 2012

Tur Hongkong+Cina Selatan (3): Ikan Koi





Setelah sarapan, kami meninggalkan hotel Century Plaza tempat kami bermalam selama 2 hari ini. Lalu kami menuju ke kota Panyu dengan menggunakan bus. Perjalanannya cukup lama, sekitar 2 jam. Di sana, kami pergi ke patung Dewi Kwan Im yang besar danterbuat dari emas. Ada beberapa peserta tur yang beragama Buddha yang berdoa disana. Lalu, kami menuju Taman Hakim Bao untuk makan siang dan berjalan-jalan. Di sana, kita juga bisa memberi makan ikan koi dan berbelanja berbagai suvenir. Taman ini cukup indah dan menyajikan bangunan-bangunan tradisional Cina. Danau-danau penuh ikan koi terdapat diantara bangunan-bangunan itu. Karena taman ini cukup luas, maka saya dan keluarga sempat tersasar di area taman dan tak menemukan pintu keluar. Untung akhirnya tour leader menemukan kami.
Perjalanan pun berlanjut ke kota Zhuhai dimana disana ada pertunjukan tarian tradisional lagi. Hanya saja, pertunjukan ini meski cukup spektakuler tapi tak semenarik pertunjukan di Splendid China. Namun, tetap saja, saya tertarik untuk mengabadikan pertunjukan ini menggunakan kamera.
Hari ini, kami beristirahat di Hotel 2000 Years. Tak diketahui mengapa namanya demikian, mungkin karena dibangun tahun 2000? Dari semua hotel selama tur, hotel inilah yang menjadi favorit saya. Walau berada di kota kecil, namun hotel ini interiornya bagus, kamarnya bersih, dan terdapat Wi-Fi yang cukup ekspres dan memungkinkan saya untuk BBM dan YM dengan orang-orang yang masih berada di Indonesia.

Tur Hongkong+Cina Selatan (2): Kembang Api Naga



Pagi ini diawali dengan sarapan pagi di hotel berupa nasi goreng yang cukup enak, sosis ayam, dan kacang kedelai dengan saus tomat. Sayang hanya itu makanan yang enak karena sisanya kurang enak, seperti bubur yang super tawar.
Setelah itu, kami berangkat menuju Mineral Museum, dimana disana dijual batu-batu giok dengan harga bervariasi. Ada batu giok baik yang palsu maupun yang asli. Dari sana, kita bisa mengetahui bagaimana membedakan batu giok asli dan palsu, mengetahui arti dari warna-warna batu giok (dan saya baru tahu sekarang paling laku batu giok warna ungu yang melambangkan kekayaan), dan sebagainya.

Sepulangnya dari Mineral Museum, kami menuju ke Window of the World. Tempat ini cukup menarik, karena menyajikan berbagai tempat terkenal di dunia dalam bentuk miniatur, misalnya Borobudur, Menara Pisa, White House, Museum Louvre, dan sebagainya. Yang paling spektakuler menurut saya adalah mereka dapat menyajikan miniatur kota New York lengkap dengan orang-orangnya. Selain itu, di puncak bukit yang terdapat di tempat itu, terdapat miniatur patung Yesus yang aslinya berada di Rio de Janeiro.
Setelah itu kami makan siang di sebuah restoran dekat Splendid China, tempat yang akan kami kunjungi nanti malamnya. Namun, karena masih cukup waktu, kami pergi menuju pabrik obat tradisional. Kami dibagi per keluarga dalam ruangan-ruangan, dimana dalam tiap ruangan ada satu orang dokter herbal. Dokter herbal ini mampu mendiagnosis penyakit-penyakit yang ada di dalam tubuh kliennya dan menyarankan obat tradisional yang cocok untuk itu. Sayangnya, hasilnya tidak selalu akurat. Tapi, karena melihat pabrik obat itu, saya jadi melihat bahwa spesialis kedokteran herbal itu sepertinya asyik juga.



Pabrik obat pun kami selesai kunjungi dan kami kembali menuju Splendid China. Splendid China menyajikan 3 pertunjukan. Pertunjukan pertama yaitu atraksi berkuda selama sekitar 15 menit yang cukup keren, namun lebih keren yang saya saksikan 2 tahun lalu. Pertunjukan kedua terletak di dalam ruangan ber-AC, yaitu pertunjukan tarian tradisional selama 1 jam dengan panggung yang super niat menurut saya, mengingatkan saya pada panggung di Mata Elang International Stadium yang saya lihat saat ultah ANTV atau Ecovention Park yang menjadi tempat result and reunion Indonesian Idol 2012. Bayangkan saja, lantai panggungnya bisa bergeser dan ada air terjun, lalu ada efek-efek asap, dan sebagainya. Kami makan malam, dansetelahnya, ada panggung outdoor yang lebih menakjubkan dan tidak terlupakan. Ada efek yang lebih menarik lagi. Misalnya, air mancur menari, gabungan permainan cahaya dengan pemain yang ditarik dengan sling, dan yang paling tak terlupakan, kereta besar yang terdapat kepala naga yang memancarkan kembang api! Sayang sekali, ketiga pertunjukan di Splendid China memakai bahasa Mandarin, jadi saya tak mengerti ceritanya.
Kami pulang cukup malam ketika itu, lalu kembali ke hotel dengan perasaan senang. Karena Lowu Mall masih buka, kami kembali ke tempat itu dan membeli satu koper lagi.

Tur ke Hongkong + Cina Selatan (1): Akhirnya, Setelah 2 Tahun!



Tanggal 30 Juni-6 Juli 2012 lalu saya sekeluarga berjalan-jalan ke Hongkong dan Cina Selatan. Ini merupakan perjalanan jauh saya setelah 2 tahun liburan ke Puncak dan Bandung. Tentu saja saya bersyukur sekali bisa menghabiskan libur 7 hari 6 malam di luar negeri kali ini.
Hari pertama, pagi-pagi jam 4 saya sudah bangun, lalu jam 5 berangkat menggunakan taksi ke bandara. Jam 6 saya tiba di bandara dan bertemu dengan tour leader, setelah itu waktu bebas hingga jam setengah 8 yang kami pergunakan untuk sarapan di lounge. Di lounge ternyata ada internet gratis yang kemudian saya gunakan untuk browsing.
Setelahnya kami menunggu di ruang tunggu, menunggu pesawat yang akan membawa kami ke Hongkong. Pesawat berangkat jam 8. Pesawat yang digunakan saat pergi cukup nyaman, namun sayang lagu-lagunya terbatas dan tidak bisa dipilih, hanya bisa memilih channel radio. Selain itu ada film, tapi filmnya terbatas. Alhasil, saya menghabiskan sebagian waktu untuk membaca novel di pesawat.
Tiba di Hongkong, kami dijemput dengan bus lalu berangkat ke Shenzen. Disana dijelaskan bahwa sebenarnya saat pesawat akan turun, pesawat mengalami kesulitan karena cuaca buruk. Taifun baru terjadi di Hongkong hari sebelumnya.Untung pendaratanberlangsung dengan mulus.
Kami melewati jembatan panjang yang menghubungkan Hongkong dan Shenzen. Katanya, jembatan itu ditutup saat ada taifun.
Lalu, kami akhirnya tiba di Shenzen dan menikmati makan malam. Makan malam yang cukup enak, ada ayam panggang, telur bebek dadar, dan sebagainya. Kemudian kami diantarkan ke hotel yaitu Century Plaza Hotel. Hotelnya cukup bagus dan mewah, ada wi-fi gratis pula di lobby hotel yang membuat saya tetap bisa terhubung dengan orang-orang yang saya kenal di Indonesia karena kebetulan saya punya beberapa urusan terkait kampus dan sebagainya. Di sana kami check in dan menaruh koper bawaan kami.
Setelah itu, kami diantar ke Lowu Mall yang terletak dekat hotel. 2 tahun lalu, saya pernah mengunjungi mal ini juga, namun saat itu pagi sekali sehingga sedikit toko yang buka. Kali ini saya mengunjunginya sekitar pukul 8 malam waktu GMT+8 sehingga masih cukup ramai. Mal ini menjual berbagai macam barang mulai dari tas, koper, elektronik dan sebagainya. Kami membeli koper roda empat dengan harga sekitar 300 ribu rupiah dan sayur asin kering serta teh krisan.
Setelah itu kami membeli air botolan untuk minum dan kembali ke hotel.

Rabu, 25 Juli 2012

Satu Tahun Kuliah

Sudah satu tahun lamanya saya kuliah di FK. Di FK tempat saya kuliah, saya tentunya mengalami banyak hal yang tak terlupakan. Selain organisasi yang sepertinya sudah pernah saya ceritakan, saya juga mengalami 2 hal berikut:
1. Kuliah
Kuliah adalah hal utama yang saya jalani dari hari ke hari di FK. Hari-hari kuliah diisi dengan pemberian materi, tutorial atau yang di kampus saya dikenal dengan PBL, skill lab, dan praktikum. Apa itu PBL dan SL? Silakan cari di entri-entri saya sebelumnya dengan tag yang sama.
Blok pertama, Learning Skill. Masih gampang dan seperti seminar, lah, menurut saya. Tentang bagaimana caranya belajar di FK.
Blok kedua, BMS 1. Mulai belajar ilmu sangat dasar kedokteran. Mata kuliahnya ada yang namanya mirip di SMA macam Fisika, Kimia, Biologi. Tapi ada juga yang baru macam Histologi dan Anatomi.
Blok ketiga, BMS 2. Blok yang menurut saya paling killer selama setahun ini entah karena apa. Ada 3 sistem, yang dipelajari: saraf, muskuloskeletal dan urinarius. Semuanya harus dipelajari dari histologi, anatomi, biokimia, fisiologinya.
Blok keempat, BMS 3. Menurut saya ini lebih gampang dari BMS 2 walau ada beberapa orang bilang ini lebih susah. Sistem yang dipelajari kali ini: kardiovaskular, respirasi, gastrointestinal, dan metabolisme. Di metabolisme inilah yang orang-orang pada bilang susah.
Blok kelima, Life Cycle. Sistemnya kali ini reproduksi, tapi jangan pikir santai gara-gara cuma satu sistem. Lebih santai memang, tapi ada materi organogenesis, biologi, dll., jadi, ya, gak santai-santai amat.
Blok keenam, Humaniora. Blok tersantai menurut saya. Belajar hal-hal macam etika, agama, kewarganegaraan dan lain-lain. Blok yang ujiannya paling beda menurut saya karena banyak esainya.
Blok ketujuh, IKM. Belajar hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, seperti Puskesmas, epidemiologi, dll. Lalu ada statistik juga. Ujian praktikumnya beda dengan blok-blok BMS dan Life Cycle. Di saat blok-blok itu ujian praktikumnya seperti histologi, anatomi, fisiologi, atau biokimia, di IKM ujiannya adalah SPSS.
2. Ujian Besar
Tiap blok ada 2-3 ujian yaitu midblok dan endblok. Tapi ada 2 ujian besar, SOCA dan OSCE. SOCA diadakan tiap tahun dan OSCE tiap semester. SOCA itu semacam ujian lisan dimana diberikan sebuah kasus dan kita harus menganalisisnya lalu mempresentasikannya, sedangkan OSCE itu ujian dari segala skill lab yang sudah diberikan dalam 1 semester. Lulus ujian besar ini adalah sebuah anugrah karena selain faktor skill, faktor luck juga sangat berpengaruh, terutama SOCA.

Sebentar Lagi Masuk Kuliah!

Oke, sebenarnya jujur saya menulis blog ini karena tiba-tiba ... kangen. Melihat blog orang-orang yang penuh dengan entri terbaru, akhirnya saya memutuskan menulis sepatah-dua patah kata.
Akhirnya setelah libur sejak pertengahan Juni kemarin, awal Agustus mendatang saya pun akan berkuliah kembali. Saya sebenarnya punya entri tentang pengalaman saya selama liburan yang masih saya selesaikan. Juga beberapa review album dan anime.
Semoga saya bisa mengepostnya secepatnya. :)