Langsung ke konten utama

Junjou Romantica (Season 1 dan 2)


Sepertinya sudah lumayan lama saya tidak me-review anime, dan sekarang saya kembali akan me-review sebuah anime, kali ini dari genre yaoi/boy's love (BL).
Anime ini memang sudah lama (sekitar 2-3 tahun lalu), tapi saya baru menontonnya akhir-akhir ini karena baru sempat mendownload, dan juga saya baru mengenal yaoi sejak pertengahan 2008. Walau temanya yaoi, tapi menurut saya tak ditampilkan terlalu eksplisit seperti halnya anime yaoi pada umumnya. Jadi, yah... cocok untuk segala kalangan, asalkan tidak keberatan dengan tema BL, tentu saja.

Cerita dari anime ini berpusat pada 3 pasangan utama yang saling berkaitan satu sama lain, yakni:
1. Junjou Romantica:



Misaki Takahashi (mahasiswa tingkat pertama universitas Mitsuhashi jurusan ekonomi) dan Usami Akihiko (penulis novel yang terkenal, memenangkan penghargaan, namun sangat disayangkan (?) beberapa karya novelnya bertemakan BL). Misaki mendapatkan nilai yang jelek saat persiapan tes masuk Universitas Mitsuhashi, jadi Takahiro, kakak Misaki sekaligus sahabat Akihiko, meminta Akihiko agar mengajari Misaki. Sejak saat itu, Misaki tinggal bersama dengan Akihiko. Kehidupan Misaki pun berubah sejak saat itu.

2. Junjou Egoist:

Kamijou Hiroki (lulusan mahasiswa terbaik dari bagian literatur, mengajar Misaki, sekaligus "sahabat" Akihiko waktu kecil) dan Kusama Nowaki (mahasiswa yang pernah di-tutor oleh Hiroki namun suatu kali ia ke Amerika untuk mengambil jurusan pediatric). Hiroki bertemu dengan Nowaki secara tidak sengaja di sebuah taman. Hiroki, yang waktu itu menangis di taman itu karena masa lalunya bersama Takahiro, menarik perhatian Nowaki, dan mereka pun berkenalan lebih lanjut. Namun suatu kali Nowaki pergi ke Amerika, yang menurut Hiroki, tanpa sebab.




3. Junjou Terrorist:

Shinobu Takatsuki (siswa kelas 3 SMA, yang pernah bersekolah di Australia) dan Miyagi You (atasan Hiroki di kampus, yang pernah menikah dengan Risako, kakak Shinobu, namun telah bercerai). Shinobu sering kali melihat Miyagi di perpustakaan, dan saat Shinobu hendak dirampok, Miyagi pula yang menolongnya. Demikian juga ketika akan ada acara pertunangan kakaknya, Shinobu menemui kembali bahwa Miyagi-lah yang akan menjadi tunangan kakaknya. Akhirnya Shinobu berpikiran bahwa ia memiliki 'takdir' untuk berjodoh dengan Miyagi. Shinobu pun menyatakan cintanya kepada Miyagi. Walaupun awalnya Miyagi menolak dengan berbagai alasan, mulai dari 'tidak normal menyatakan cinta kepada sesama laki-laki', 'perbedaan usia yang terlalu jauh (Shinobu 18 tahun dan Miyagi 35 tahun)', dan seterusnya, tapi Shinobu terus-menerus memberitahu Miyagi bahwa ia mencintai Miyagi dan sudah ditakdirkan berjodoh dengan Miyagi.

Sebenarnya ada satu pasangan lagi, yakni Akihiko dan Hiroki, saat mereka berdua masih kecil. Hiroki yang terus-menerus diberikan les macam-macam oleh orangtuanya stres (?) dan ingin berhenti les, namun ia merasa sayang untuk berhenti. Akhirnya dia kabur dari rumahnya, dan pergi ke tempat rahasia yang ia temukan. Suatu kali Akihiko berada di tempat rahasia itu, dan mereka berkenalan. Akhirnya mereka pun ber'sahabat'.

Kelebihan: Walaupun temanya BL, tapi fokus utamanya bukan pada BL, melainkan pada ceritanya yang memang kompleks. BL di sini, menurut saya, bahkan bukan daya tarik utama anime ini. Kalaupun genre anime ini bukan BL (dalam artian, pasangan 'normal'), anime ini juga tetap menarik untuk disimak. Cerita tiap pasangan yang memiliki keunikan tersendiri (Junjou Romantica yang lebih bersifat komedi romantis, Junjou Egoist dengan Hiroki-nya yang manja, dan Junjou Terrorist dengan Shinobu yang tsundere serta Miyagi yang dewasa) membuat anime ini tambah menarik saja.

Kekurangan: Apa saya yang salah lihat, atau memang benar artwork tokoh Hiroki dan Misaki sangat mirip? Sehingga pertama kali melihat Hiroki, saya mengiranya sebagai Misaki...

Nilai: 9,7/10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#NulisRandom2017 Day 21: Tour Singapore #2 (Part 1): Mendarat di Changi, Melihat Kehidupan Singapura, dan Menuju Marina Bay

Saya kembali ke Singapura tahun ini, tepatnya 25 Maret 2017. Rasanya sungguh menyenangkan, mengingat selama 2016 saya tidak kemanapun menggunakan pesawat. Penerbangan saya adalah salah satu yang terpagi hari itu. Penerbangan dengan Garuda Indonesia jam 6 pagi. Bahkan saat saya berangkat ke bandara pun langit masih gelap. Namun, jika sebelumnya saya berangkat ke Singapura, saya duduk di bangku terdepan dari kelas ekonomi yang berbatasan dengan kelas bisnis, yang lega untuk berselonjor kaki, di perjalanan kali ini saya tidak dapat bangku semacam itu sama sekali. Tapi tidak apa-apa, karena saat perjalanan pergi ke Singapura kali ini, saya akan menaiki pesawat yang cukup besar. Saya lupa tipenya apa, tapi konfigurasi bangkunya adalah 2-4-2. Biasanya, pesawat ke Singapura sepanjang yang saya naiki konfigurasinya adalah 3-3, sedangkan 2-4-2 atau 3-3-3 biasa saya naiki saat perjalanan yang agak jauh seperti ke China atau ke Korea Selatan. Jadi, saya cukup senang. Meskipun penerbangannya ...

Tes Masuk Atmajaya (1)

Daripada freak dengan bilang "saya ikut tes masuk universitas berinisial A" yang sok-sokan disensor, mending saya langsung beberkan saja nama universitasnya, ya... Jadi, pada tanggal 21 November yang lalu, dengan merelakan batalnya photo session dan tidak hadirnya saya ke UNJ (dimana semua forum yang saya ikuti mengadakan gath disana) juga kerja kelompok sekolah, saya mengikuti tes masuk universitas yang punya 2 tempat (satu di sebelah Plaza Semanggi dan satunya lagi di seberang Emporium Pluit) selain di Jogjakarta ini. Karena dalam pikiran saya sudah penuh dengan kata-kata seperti "Kalo ga lulus tes ini, kamu ga bisa ikut bonenkai di RRI tanggal 12 Desember karena harus ikut tes FKG Trisakti" maka saya memutuskan agar meluluskan tes ini. Lagipula, saya sudah punya tekad, kalau saya diterima di suatu universitas, saya akan menjadi anggota klub jejepangan di sana dan menjadi panitia J-event. Dulu Atmajaya pernah mengadakan J-event, jadi tugas saya adalah menghidupkan...

Bingung mau tulis di mana

OK, karena takut trit saya dihapus lagi jadi mending tulis di sini aja Jadi sekarang saya memutuskan untuk keluar dari salah satu forum yang pernah saya ikuti yaitu YI.. Kenapa demikian? Karena ada ketidakadilan yang terjadi di sana, yang tentunya saya tidak bisa ceritakan di sini.. Untuk pesan-pesan dengan terpaksa tidak bisa dikirimkan karena tidak mau membuat orang itu dan pengikut2nya berbuat tidak adil lagi pada saya.. Sekian dan terima kasih