Sebelum hari Senin, kayaknya entri ini harus diturunkan, deh.
Liga Medika adalah acara tingkat nasional yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Tahun 2012 ini, Liga Medika mengusung tema "Fight Against Cardiovascular Disease" dengan tagline "Regain Your Vigor Under the Pressure". Di sini, ada macam-macam acara, yaitu pagelaran seni dan kompetisi. Pagelaran seni itu berjudul Have Fun Go Med, berupa penampilan band-band, tahun ini seperti RAN, Endah n Rhesa, dll., dan ada juga check-up gratis dari salah satu laboratorium klinik yang cukup terkenal di Jakarta. Kompetisinya pun ada bermacam-macam, yakni kompetisi seni, olahraga, dan ilmiah. Kompetisi seni berupa lomba fotografi, kompetisi olahraga berupa basket, badminton, futsal wanita, dan mini soccer; sedangkan kompetisi ilmiah berupa lomba research paper, literature review, dan poster ilmiah.
Nah, saya kebetulan mengikuti lomba yang terakhir disebutkan tadi, yakni poster ilmiah. Awal saya ikut lomba poster ilmiah ini benar-benar kebetulan, lho. Jadi, begini ceritanya ....
UKM yang saya ikuti mengumumkan bahwa ada kompetisi research paper, literature review, dan poster ilmiah. Awalnya saya ingin ikut yang literature review, namun ternyata kemudian diketahui bahwa ada satu tempat yang masih tersisa di kelompok yang mengerjakan poster ilmiah. Saya pun ikut mengerjakan poster ilmiah itu. Waktu pengerjaannya hanya berlangsung beberapa hari. Makanya, saat diumumkan pengumuman finalis yang akan mempresentasikan karya mereka di final, saya cukup kaget.
Nah, presentasi tersebut akan diadakan tanggal 7 dan 8 Mei mendatang. Jadi, saya hanya bisa berdoa semoga kelompok saya memberikan hasil yang terbaik. Amin...
#NulisRandom2017 Day 21: Tour Singapore #2 (Part 1): Mendarat di Changi, Melihat Kehidupan Singapura, dan Menuju Marina Bay
Saya kembali ke Singapura tahun ini, tepatnya 25 Maret 2017. Rasanya sungguh menyenangkan, mengingat selama 2016 saya tidak kemanapun menggunakan pesawat. Penerbangan saya adalah salah satu yang terpagi hari itu. Penerbangan dengan Garuda Indonesia jam 6 pagi. Bahkan saat saya berangkat ke bandara pun langit masih gelap. Namun, jika sebelumnya saya berangkat ke Singapura, saya duduk di bangku terdepan dari kelas ekonomi yang berbatasan dengan kelas bisnis, yang lega untuk berselonjor kaki, di perjalanan kali ini saya tidak dapat bangku semacam itu sama sekali. Tapi tidak apa-apa, karena saat perjalanan pergi ke Singapura kali ini, saya akan menaiki pesawat yang cukup besar. Saya lupa tipenya apa, tapi konfigurasi bangkunya adalah 2-4-2. Biasanya, pesawat ke Singapura sepanjang yang saya naiki konfigurasinya adalah 3-3, sedangkan 2-4-2 atau 3-3-3 biasa saya naiki saat perjalanan yang agak jauh seperti ke China atau ke Korea Selatan. Jadi, saya cukup senang. Meskipun penerbangannya ...

Komentar