Langsung ke konten utama

Matibeku Clues (Stage 8)

Karena terlalu lama vakum maen nih online riddle game (lupa URL-nya melulu sih), jadi baru post sekarang deh...

-92
Level yang serupa tapi tak sama dengan salah satu level terkenal di stage 7, "Kyon-kun, denwa!". Hanya saja, pembuat level ini bukanlah Tangleons (yang membuat level "Kyon-kun, denwa!"), jadi cara yang digunakan untuk menyelesaikan levelnya pasti berbeda dengan level "Kyon-kun, denwa!".
Ah, ya, dan level ini juga dejavu dengan salah satu level Matibeku yang bukan dibuat oleh Tangleons (saya lupa, antara wangsa atau yamiza).

-93
saya lupa levelnya yang mana --a


-94
Level yang URLnya saya lupa melulu, jadi lamaaaaaa banget selesainya ==
Buka daleman, ada 2 pertanyaan. Pertanyaan pertama untuk lapis satu, dan pertanyaan kedua untuk lapis dua.
Lapis 1: cari nama lain di pertanyaan pertama, nanti ketemu converter khususnya
Lapis 2: cari di om nama lain dari pertanyaan kedua. Kemudian bolak-balik dengan converter yang ada sampai membentuk apa yang dimaksud. Kalau sudah, klik, deh...

-95
Cari judul puisinya, abis itu liat judul...
Carilah the last speaker dari bahasa yang termasuk bahasa yang ditulis di judul puisi, dan deket2 kekerabatannya sama bahasa yang ditulis di judul riddle.
(Tapi saya sih bruteforce aja hohoho)

-96
Liat gambar, cari tahu lebih banyak tentang gambar tersebut, terus cari tahu apa itu "line" yang dimaksud.

-97
Ubah huruf-huruf itu sehingga mudah dibaca, terus bagi menjadi 3 kalimat
Kalimat 1: pilih salah 1
Kalimat 2: jawab ke tempat yang dituju
Kalimat 3: cari frase yang searti dengan kalimat ini
Habis itu tulis jawabannya deh... gabungkan jawaban kalimat 2 dan 3..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#NulisRandom2017 Day 21: Tour Singapore #2 (Part 1): Mendarat di Changi, Melihat Kehidupan Singapura, dan Menuju Marina Bay

Saya kembali ke Singapura tahun ini, tepatnya 25 Maret 2017. Rasanya sungguh menyenangkan, mengingat selama 2016 saya tidak kemanapun menggunakan pesawat. Penerbangan saya adalah salah satu yang terpagi hari itu. Penerbangan dengan Garuda Indonesia jam 6 pagi. Bahkan saat saya berangkat ke bandara pun langit masih gelap. Namun, jika sebelumnya saya berangkat ke Singapura, saya duduk di bangku terdepan dari kelas ekonomi yang berbatasan dengan kelas bisnis, yang lega untuk berselonjor kaki, di perjalanan kali ini saya tidak dapat bangku semacam itu sama sekali. Tapi tidak apa-apa, karena saat perjalanan pergi ke Singapura kali ini, saya akan menaiki pesawat yang cukup besar. Saya lupa tipenya apa, tapi konfigurasi bangkunya adalah 2-4-2. Biasanya, pesawat ke Singapura sepanjang yang saya naiki konfigurasinya adalah 3-3, sedangkan 2-4-2 atau 3-3-3 biasa saya naiki saat perjalanan yang agak jauh seperti ke China atau ke Korea Selatan. Jadi, saya cukup senang. Meskipun penerbangannya ...

Tes Masuk Atmajaya (1)

Daripada freak dengan bilang "saya ikut tes masuk universitas berinisial A" yang sok-sokan disensor, mending saya langsung beberkan saja nama universitasnya, ya... Jadi, pada tanggal 21 November yang lalu, dengan merelakan batalnya photo session dan tidak hadirnya saya ke UNJ (dimana semua forum yang saya ikuti mengadakan gath disana) juga kerja kelompok sekolah, saya mengikuti tes masuk universitas yang punya 2 tempat (satu di sebelah Plaza Semanggi dan satunya lagi di seberang Emporium Pluit) selain di Jogjakarta ini. Karena dalam pikiran saya sudah penuh dengan kata-kata seperti "Kalo ga lulus tes ini, kamu ga bisa ikut bonenkai di RRI tanggal 12 Desember karena harus ikut tes FKG Trisakti" maka saya memutuskan agar meluluskan tes ini. Lagipula, saya sudah punya tekad, kalau saya diterima di suatu universitas, saya akan menjadi anggota klub jejepangan di sana dan menjadi panitia J-event. Dulu Atmajaya pernah mengadakan J-event, jadi tugas saya adalah menghidupkan...

Bingung mau tulis di mana

OK, karena takut trit saya dihapus lagi jadi mending tulis di sini aja Jadi sekarang saya memutuskan untuk keluar dari salah satu forum yang pernah saya ikuti yaitu YI.. Kenapa demikian? Karena ada ketidakadilan yang terjadi di sana, yang tentunya saya tidak bisa ceritakan di sini.. Untuk pesan-pesan dengan terpaksa tidak bisa dikirimkan karena tidak mau membuat orang itu dan pengikut2nya berbuat tidak adil lagi pada saya.. Sekian dan terima kasih